Kades Kersamanah Buka Suara, Isu Ketahanan Pangan Hilang Dibantah!

Redaktur author photo
Kades Kersamanah Dindin Wahyudin

inijabar.com, Garut – Kepala Desa Kersamanah, Kecamatan Kersamanah, Kabupaten Garut, Dindin Wahyudin, membantah isu yang menyebut program ketahanan pangan di desanya hilang atau mangkrak. 

Dindin menegaskan, seluruh program yang didanai Dana Desa masih berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurut Dindin, program ketahanan pangan yang direalisasikan melalui Dana Desa tahun anggaran 2023 hingga 2024 tersebar di seluruh 11 RW di Desa Kersamanah.

"Untuk ketahanan pangan di 11 RW di Desa Kersamanah ada. Ketahanan pangan tersebut berupa beternak hewan domba dari 1 RW 1 domba. Kalau untuk ketahanan pangan di Desa Kersamanah berjalan di setiap RW," tegas Dindin kepada wartawan. Selasa (21/9/2026)

Selain pengembangan peternakan domba, Pemerintah Desa Kersamanah melalui BUMDes Kersajaya juga terus menjalankan budidaya ikan nila dengan sistem bioflok sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

"Kalau untuk BUMDes, Pemdes Kersamanah berbudidaya ikan nila sistem bioflok sampai saat ini berjalan juga," ujarnya.

Dindin menjelaskan, usaha BUMDes Kersajaya tidak hanya mengembangkan budidaya ikan nila. BUMDes juga memiliki sejumlah unit usaha yang menjadi sumber pendapatan desa.

"Tidak hanya budidaya ikan nila sistem bioflok saja tetapi BUMDes Kersajaya Desa Kersamanah mempunyai unit usaha utama yaitu internet desa dan lumbung pangan," jelasnya.

Ia memastikan seluruh unit usaha tersebut masih beroperasi dengan baik dan tidak mengalami kebangkrutan sebagaimana isu yang beredar.

"Saya tegaskan ya untuk program ketahanan pangan di Desa Kersamanah berjalan tidak sampai hilang dan usaha BUMDes juga terus berjalan tidak ada kata seperti bangkrut," pungkasnya.

Program ketahanan pangan melalui peternakan domba, budidaya ikan nila sistem bioflok, internet desa, serta lumbung pangan diharapkan terus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat Desa Kersamanah sekaligus mendukung kemandirian desa.(ujang)

Share:
Komentar

Berita Terkini