Kasus Kematian Janin Bayi Rujukan Puskesmas Tapos, Ini Kata Wali Kota Depok

Redaktur author photo


Gubernur Jabar Dedi Mulyadi saat bersama Walikota Depok H. Supian Suri

inijabar.com, Depok – Wali Kota Depok Supian Suri memberikan tanggapan terkait persoalan kasus kematian bayi dan prosedur pengangkatan rahim (histerektomi) pasca persalinan yang melibatkan rujukan dari Puskesmas Tapos ke Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Setya Bakti.

Pernyataan tersebut disampaikan Supian usai menghadiri Rapat Koordinasi Bersama Kepala Daerah se-Jawa Barat yang dipimpin Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi di Gedung Dibaleka, Kompleks Pemerintahan Kota Depok, Jalan Margonda Raya, Rabu (7/10/2026). 

Dalam rapat tersebut salah satunya agendanya membahas evaluasi penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) serta percepatan penurunan stunting.

Supian mengaku bahwa persoalan kasus tersebut tidak dibahas secara rinci dalam rapat koordinasi tersebut. Meski demikian, Pemerintah Kota Depok berkomitmen akan menjalankan tugas tanggung jawab apa yang menjadi arahan Gubernur Jawa Barat untuk menekan angka kematian ibu dan anak.

"Tadi disampaikan secara umum, prinsipnya kita punya tanggung jawab mengurangi sedapat mungkin angka kematian ibu dan anak," kata Supian kepada awak media.

Menurutnya, dalam hal ini Pemkot Depok saat ini memfokuskan perhatiannya pada penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam layanan kesehatan. Menurutnya, kepatuhan terhadap SOP menjadi penentu utama dalam penanganan medis di lapangan.

"Sehingga kalau terjadi hal-hal yang mungkin kita tidak inginkan, tetapi selama SOP itu memang tidak ada yang disalahi. Berarti kan bisa juga karena musibah atau lainnya," pungkasnya. (Risky)

Share:
Komentar

Berita Terkini