![]() |
| Anggota DPRD Kota Bekasi Misbahudin saat menggelar reses di RW 08 Jatikramat |
inijabar.com, Kota Bekasi - Kelayakan infrastruktur dasar, masih menjadi persoalan krusial yang membayangi pemukiman warga di lingkungan RW 08, Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi.
Minimnya penataan fasilitas publik yang memadai di kawasan tersebut, menuntut perhatian serius dari pemerintah daerah agar segera direalisasikan.
Kondisi nyata tersebut diserap langsung oleh Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Gerindra, Misbahudin, saat menggelar kegiatan Reses III Tahun Anggaran 2026, Senin (12/10/2026).
Bagi Misbahudin, agenda serap aspirasi di RW 08 Jatikramat memiliki makna emosional tersendiri. Selain menjalankan fungsi kedewanan, momentum reses ini dimanfaatkannya untuk 'pulang kampung' menyapa orang tua dan sanak keluarga.
"Reses kali ini tidak hanya mendengar aspirasi konstituen, tetapi lebih dari itu saya dapat bertemu orang tua dan keluarga, serta kembali melihat langsung kebutuhan infrastruktur dan pendidikan di wilayah ini," ujar Misbahudin usai menyerap aspirasi warga.
Ia menyoroti bahwa pembangunan di kawasan Jatikramat, yang masih menyisakan ketimpangan pada sektor sarana dan prasarana dasar masyarakat, mulai dari penataan saluran air hingga fasilitas pendukung pendidikan.
"Keluhan yang disuarakan oleh para warga merupakan persoalan mendesak, yang harus diperjuangkan," ucapnya.
Misbahudin menegaskan, seluruh deretan usulan dari warga Jatikramat akan dikawal ketat dalam pembahasan anggaran bersama dinas teknis terkait.
"Semua kebutuhan yang disampaikan masyarakat akan saya kawal penuh. Ini merupakan tanggung jawab moral dan politik saya sebagai wakil rakyat untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat agar terealisasi," tegasnya.
Melalui pengawalan berjenjang di lembaga legislatif, berbagai pembenahan fisik dan peningkatan akses pendidikan di Kelurahan Jatikramat, diharapkan dapat segera diakomodasi dalam perencanaan pembangunan Kota Bekasi ke depan. (Pandu)




