![]() |
| Tim Basket Putra Kota Bekasi usai selesai pertandingan lawan Kota Tasikmalaya |
inijabar.com, Kota Depok - Usai sama-sama sempat tersandung kekalahan di fase grup, tim bola basket putra dan putri Kota Bekasi akhirnya membuktikan kualitas mereka, di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026.
Lewat evaluasi strategi yang matang, kedua tim tersebut sukses meraih kemenangan telak atas lawannya masing-masing, dalam laga krusial yang digelar di Venue GOR Kota Depok, Grand Depok City, Kamis (5/11/2026).
Tim putri Kota Bekasi lebih dulu mengunci tiket ke babak perempat final, setelah melibas Kabupaten Bandung Barat dengan skor meyakinkan 51-27.
Sempat kesulitan mendulang poin dan meraba permainan di menit-menit awal, skuad asuhan Novel Marthin Soedira ini, perlahan menemukan sentuhannya hingga berhasil menutup laga dengan selisih keunggulan 24 poin.
Kemenangan ini terasa krusial, mengingat sebelumnya mereka gagal menyapu bersih seluruh laga grup, akibat takluk dari tim kuat Kota Bandung.
"Memuaskan. Sayang aja kita nggak bisa sapu bersih, karena emang Kota Bandung kuat banget, persiapan mereka matang dan diperkuat pemain level nasional. Cuma kita selesaikan sisa game-nya yang targetnya dapat lolos grup," ujar Novel usai pertandingan.
Kapten tim putri, Michelle Fabiola Soedira, mengakui bahwa pertandingan sempat berjalan alot di awal karena para pemain belum sepenuhnya menyatu di lapangan. Namun, chemistry yang kuat di luar lapangan membantu mereka untuk segera bangkit.
"Awalnya kami susah mendapatkan poin karena belum ada kepercayaan dari masing-masing pemain. Setelah kami membangun kepercayaan diri lagi, akhirnya permainan bisa berkembang dan kami unggul," tutur Michelle.
Keberhasilan tim putri ini langsung menular ke tim putra Kota Bekasi. Berbekal perbaikan sektor pertahanan (defense), usai dikalahkan Kabupaten Cirebon pada laga sebelumnya, anak asuh Pelatih August Leo Lumban Gaol sukses menundukkan Kota Tasikmalaya dengan skor telak 71-52.
Coach Gaol mengungkapkan, meski anak asuhnya sempat kesulitan beradaptasi pada kuarter pertama, mereka berhasil melakukan improvisasi strategi dengan kedisiplinan tingkat tinggi memasuki kuarter kedua hingga akhir.
"Puji Tuhan, Alhamdulillah. Setelah beberapa kali evaluasi usai mengalami kekalahan melawan Cirebon, anak-anak melakukan improvisasi, terutama dari segi defense. Terlihat jelas mereka sudah mengaplikasikan apa yang kita sepakati bersama saat evaluasi, terutama detail rotasi," papar Coach Gaol.
Kendati sukses mengamankan kemenangan, tantangan berat sudah menanti kedua tim di babak selanjutnya. Tim putri berpeluang besar menghadapi perlawanan alot dari Kabupaten Bogor. Fokus tim pelatih putri, kini lebih diarahkan pada proses pemulihan kebugaran fisik jelang jadwal padat.
Di sisi lain, laga hidup mati juga menanti tim putra yang harus bentrok dengan Kota Bogor demi mengamankan tiket semifinal. Coach Gaol secara blak-blakan menyebut laga ini layaknya sebuah 'final dini'.
Ia menyadari, keunggulan komposisi lawan yang dihuni oleh banyak pemain bertubuh besar (big man), yang berpotensi memporak-porandakan area pertahanan. Karena itu, ia menginstruksikan para pemainnya, untuk lebih disiplin menjaga pertahanan area bawah ring (box out dan clear defense).
Meski diadang lawan tangguh, mental bertanding skuad putra Kota Bekasi dipastikan sedang berada di puncaknya. Coach Gaol berambisi, menorehkan sejarah baru bagi dunia bola basket Kota Patriot.
"Anak-anak sudah siap secara mental dan moral. Bisa dikatakan mereka tidak sabar bertemu Kota Bogor, sebuah kota yang punya kekuatan besar di bola basket. Sekarang saatnya menciptakan sejarah. Jika Kota Bekasi bisa melangkah ke semifinal, itu menjadi pencapaian yang sangat luar biasa bagi kami," pungkasnya. (Pandu)


