Ikan Bergelimpangan Mati di Danau Duta Harapan Padahal Akan Dipakai Triatlon

Redaktur author photo

 

Nampak ribuan ikan yang ada di danau Duta Harapan bergelimpangan setelah pihak penyelenggaran menebar cairan obat permentasi di danau tersebut yang akan digunakan cabang olahraga Triatlon pada 8 November 2026

inijabar.com, Kota Bekasi – Persiapan penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV Tahun 2026 kembali menuai sorotan. Kali ini, venue cabang olahraga (cabor) Triatlon di Danau Duta Harapan, Bekasi Utara, dinilai belum siap meski pertandingan dijadwalkan mulai digelar pada 8 November 2026.

Pantauan di lokasi pada Rabu (4/11/2026) menunjukkan suasana kawasan Danau Duta Harapan masih tampak seperti hari biasa. Warga terlihat beraktivitas santai di tepi danau, sementara atribut penyambutan seperti umbul-umbul maupun ornamen Porprov 2026 belum terlihat terpasang.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kesiapan panitia penyelenggara, baik tingkat Jawa Barat maupun panitia daerah Kota Bekasi.

Sorotan lain datang dari kondisi perairan danau. Di sejumlah titik pinggiran danau tampak ikan-ikan bergelimpangan dalam kondisi mati. Beberapa jenis ikan yang terlihat antara lain patin, mujair hingga ikan sapu-sapu.

Seorang warga menyebut kematian ikan terjadi setelah danau diberi cairan untuk pengolahan air.

"Iya bang, habis dikasih obat danaunya jadi pada mati ikan," ujar salah seorang warga di lokasi.

Selain itu, proses penataan kawasan juga masih berlangsung. Di area pelataran sisi danau terlihat terdapat galian baru berukuran sekitar 2,5 meter x 2,5 meter dengan kedalaman kurang lebih 2 meter. Berdasarkan pantauan, terdapat dua lubang galian di sisi kiri dan kanan area food court.

Kondisi tersebut dinilai menunjukkan pekerjaan penataan venue masih berlangsung hanya empat hari menjelang perlombaan.

Padahal, sebagai arena yang akan digunakan untuk pertandingan Triatlon, persiapan seharusnya telah dilakukan jauh hari agar kondisi venue benar-benar siap digunakan para atlet.

Triatlon merupakan cabang olahraga yang menggabungkan tiga nomor sekaligus, yakni berenang, bersepeda, dan lari, sehingga kualitas lintasan dan kondisi perairan menjadi faktor penting dalam pelaksanaan pertandingan.

Rangkaian temuan di Danau Duta Harapan menambah daftar persoalan dalam pelaksanaan Porprov Jabar 2026 yang sebelumnya juga diwarnai keluhan terkait keterlambatan konsumsi atlet, pencairan uang saku, hingga kesiapan sejumlah venue pertandingan.

Kondisi ini menjadi catatan penting yang dinilai perlu dievaluasi oleh panitia penyelenggara. Lemahnya koordinasi antarinstansi, baik di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi maupun dengan pihak terkait lainnya, dinilai berpotensi memengaruhi kualitas penyelenggaraan pesta olahraga terbesar di Jawa Barat tersebut.

Kini publik berharap seluruh kekurangan dapat segera dibenahi sebelum pertandingan dimulai, sehingga pelaksanaan Porprov Jabar XV 2026 dapat berlangsung lancar dan memberikan kenyamanan bagi seluruh atlet maupun official.

Share:
Komentar

Berita Terkini