12 PAC Gerindra Kota Bekasi, Tolak SK Perubahan Pengurus DPC

Redaktur author photo

INIJABAR.COM, Kota Bekasi- Seluruh pengurus hingga akar rumput Partai Gerindra, menolak Surat Keputusan (SK) Pergantian baru DPC Gerindra Kota Bekasi. Mereka meminta DPP dan DPD Gerindra untuk bijaksana menyikapi persoalan itu.

Penolakan itu disampaikan dua belas Pengurus Anak Cabang (PAC) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Bekasi, mereka mengaku tidak mengenal sosok Raden Eko, yang ditunjuk sebagai Ketua DPC Gerindra Kota Bekasi, dalam SK yang beredar secara massif melalui jaring sosial tersebut.

"Bagaimana seorang Ketua DPC Partai Gerindra Kota Bekasi, tetapi domisili sesuai KTP-nya, di Kabupaten Bekasi. itu inti pertama mengapa kami menolak dengan keras penerbitan SK Pengurusan baru Gerindra Kota Bekasi,"Kata Ketua PAC Gerindra Rawalumbu, Irwansyah dalam konfrensipers yang digelar di kantor DPC Gerindra, Jumat (10/8/2018).

Dikatakan, Raden Eko, yang ditunjuk sebagai Ketua dalam pengurusan SK baru, diketahui baru dua bulan di Partai Gerindra karena untuk menjadi Caleg. Kedua imbuhnya, dijadikan Sekretaris dalam pengurusan tersebut adalah Tahapan Bambang Sutopo sebagai Ketua Fraksi tetapi mencoreng nama baik partai, karena kasus penyerobotan lahan di Bekasi Utara.

Ironisnya lagi, papar Irwansyah, dalam SK pengurusan baru tersebut ditunjuknya Sarni Sihombing, telah nyata pindah ke Partai Demokrat. Tetapi dalam pengurus SK baru itu dijadikan pengurus inti.

Irwan, mengaku sampai saat ini, selaku pengurus partai belum menerima SK pengurusan baru yang beredar. Mereka hanya tau dari jejaring Whatsaap. Dan ini paparnya bentuk upaya penggembosan di internal Gerindra yang telah solid.

"Ini nyata mereka telah mengangkangan aturan partai, tetapi dijadikan pengurus inti dalam SK yang beredar tersebut. Untuk itu dalam rangka menyelamatkan Pileg dan pemenangan Ketua Umum Gerindra menjadi Presiden DPP dan DPD segera menyikapi hal ini. Agar tidak berkembang liar dan merugikan partai yang telah berjuang untuk kemenangan Pileg selama bertahun tahun," pungkasnya (min)

Share:
Komentar

Berita Terkini