INIJABAR.COM, Kota Bekasi-Beredarnya Surat Keputusan (SK) tentang perubahan personalia kepengurusan DPC Gerindra Kota B ekasi membuat banyak pihak bertanya-tanya, termasuk soal keaslian surat yang berisi tandatangan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo dan Sekjen, Ahmad Muzani.
Dalam surat bernomor ;07-0242/Kpts/DPP-Gerindra/2018 tertulis alasan perubahan pengurus karena untuk kelancaran roda organisasi dalam mencapai tujuan partai.
Yang menarik perubahan personalia pengurus DPC Gerindra tanpa ada lagi nama Ketua DPC Kota Bekasi Ibnu Hajar Tanjung yang digantikan oleh R.Eko Setyo Purnomo, sedangkan Sekretaris David Taga diganti oleh Bambang Tahapan.
Saat dimintai tanggapanya soal Surat Keputusan dari DPP Gerindra yang mencoret namanya dari kursi pimpinan Gerindra di Kota Bekasi, Ibnu Hajar Tanjung terkesan menjawab dengan hati-hati sangat berbeda dengan sebelumnya yang selalu ber api-api jika menjawab pertanyaan wartawan.
"Tadi (Kamis,1/8/2018) saya di undang DPD Gerindra Jawa Barat. Dan menurut Ketua DPD Mulyadi mengaku belum tahu ada SK tersebut."jawab Tanjung tanpa menjelaskan maksud dan tujuan pemanggilan oleh DPD Gerindra Jabar.
Ketika ditanya soal kebenaran dan ke aslian SK tersebut, Tanjung hanya menjawab, "Itu Hoax dan saya masih Ketua DPC Gerindra Kota Bekasi. Saya berharap seluruh kader dan pengurus untuk tetap tenang dan jaga kondusifitas tetap fokus menghadapi Pileg dan Pilpres.".katanya.
Pun saat ditegaskan kembali soal nasib dirinya sebagai ketua partai berlambang kepala burung garuda, Tanjung hanya berkata singkat.
"Aman."tandasnya.




