|
Menu Close Menu

Mendag Lepas Ratusan Ton Baja Ke Sri Lanka dan Australia

Kamis, 31 Januari 2019 | 14.27 WIB

INIJABAR.COM, Kabupaten Bekasi -Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita melakukan pelepasan ekspor produk 300 ton baja struktur ke Sri Langka dan 400 ton pelat baja ke Australia hasil produksi PT Gunung Raja Paksi di Cikarang Barat, Bekasi, Jawa Barat.

Mendag, Enggar sangat mengapresiasi kinerja PT Gunung Raja Paksi Tbk (GRP) yang sukses melaksanakan ekspor pertama dalam tahun ini (31/01/2019).

"Ekspor baja PT Gunung Raja Paksi ini merupakan sebuah momentum yang sangat luar biasa.ini dapat menjadi katalis yang sangat penting,utuk tida saja mendorong pertumbuhan industri domestik, namun juga untuk terus mengungkap peluang pasar gelobal dan meningkatkan ekspor nasional,"tegas Mendang Enggar.

Dia melanjutkan,besi dan baja merupakan komoditas yang sangat penting bagi pembangunan suatu bangsa.besi dan baja merupakan bahan yang dipakai dalam berbagai industri karena sifat-sifatnya yang bervariasi dan fleksibel, mulai dari industri konstruksi dan bangunan, otomotif sampai dengan peralatan dapur dan rumah tangga.

"Kinerja ekspor indonesia perlahan mulai menunjukan performa yang cukup baik,dan kemendag terua melakukan penyesuaian berbagai kebijakan dan regulasi, "ujarnya.

Total ekspor indonesia pada 2018 mengalami kenaikan dari USD 168,82 milarpada 2017 menjadi USD 180,06 miliar pada 2018 naik sebesar 6,65 persen;sedangkan ekspor nonmigas mencapai USD 162,65 miliar atau naik sebesar 6,25 persen. adapun untuk ekspor besi dan baja indonesia pada 2018 mengalami kenaikan yang cukup tajam dari USD 3,33 miliar pada 2017 menjadi USD 5,75 miliar pada 2018 atau naik sebesar 72,40 persen.

"Pemerintah terus mendorong agar PT GRP dapat meningkatkan kontribusinya dalam perdagangan gelobal dengan mengembangkan pasar tujuan ekspor ke negara lain."tutupnya.
Bagikan:

Komentar