|
Menu Close Menu

Polisi Selidiki Kasus Jatuhnya Kuli Bangunan di Proyek Gedung PTT Pasar Jumaah

Selasa, 17 September 2019 | 10.09 WIB

inijabar.com, Purwakarta - Paska terjadinya Kecelakaan Kerja di Pembangunan Gedung Pelayanan Perijinan Terpadu Pasar Jumaah yang mengakibatkan satu korban, kini mulai masuk ke penyidikan Satuan Reserse Kriminal Polres Purwakarta.

Kasat Reskrim, AKP Handreas Ardian, mengatakan, terkait jatuhnya pekerja bangunan di pasar jummah sedang di lakukan proses dan sudah di pasang Police Line.

"Ya sedang di dalami K3 nya, dan sudah di pasang Police Line dan akan dalami soal itu, " ujar Handreas, saat di temui kemarin di Mako Polres Purwakarta.Senin (16/9/2019). 

Menurutnya, Handreas, apakah alat keselamatannya di siapkan oleh mandornya untuk pekerja bangunan atau tidak, atau memang sudah di siapkan tapi tidak dipake oleh pekerja bangunan.

"Maka masih di dalami kasus tukang bangunan yang jatuh di pasar jummah," kata dia.

Bekerja di proyek kontruksi itu tidak hanya sekedar berkarya untuk menghasilkan bangunan berkualitas tinggi.Tapi ada sisi lain yang wajib diperhatikan yaitu keselamatan kerja kesehatan karena pembanguan itu melibatkan banyak nyawa yang setiap jiwanya perlu dijaga keselamatanya.

"Untuk itu setiap tukang bangunan, karyawan kontraktor, maupun semua pihak yang beraktifitas di area pembangunan wajib mengenakan macam-macam alat pelindung diri pekerja proyek agar aman,sehat, dan selamat," ucap Handreas.(cep)
Bagikan:

Komentar

<---PASNG IKLAN--->
<---PASANG IKLAN--->