|
Menu Close Menu

Arist Merdeka; Ilham Sang Pecandu Rokok Perlu Terapi Pshikososial

Senin, 07 Oktober 2019 | 18.40 WIB

inijabar.com, Jakarta- Untuk mengakhiri derita Ilham (17) sebagai pecandu rokok dan menjadi korban kekerasan fisik dari masyarakat akibat perbuatan san tingkalakunya yang seringkali ketahuan mencuri uang, barang dan handpone untuk membeli kebutuhan rokok dan keperluan lain serta hukuman pasung di kandung kambing oleh keluarganya,

Ketua Umum Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait mendesak Dinas Kesehatan Sukabumi, Jawa Batat untuk segera melakukan "assesment" kembali untuk mengetahui terapy apa saja yang diperlukan Ilham.

Cara lain untuk menyembuhkan Ilham dapat juga mengkarantinanya untuk mendapat bantuan re- integrasi phsikososial atas ketergantungan dengan rokok dan apa benar perubahan prilaku Ilham karena dampak dari mengkomsumsi tembakau..

Lebih jauh Arist Merdeka Sirait meminta kepada masyarakat yang menemukan prilaku dan perbuatan Ilham untuk tidak melakukan kekerasan dan main hakim sendiri.

Untuk maksud tersebut Arist mengatatakan akan segeta bertulis surat dan berkordinasi dengan Pemerintah Sukanumi hususnya Dinas Kesehatan guna mencari solusi uang terbaik untuk menyelamatkan Ilham dati deritanya. 

Demikian juga, Komnas Perlindungan Anak meminta keluarga khususnya orangtua Ilham untuk tidak lagi menghukumnya dengan cara memasungnya di kandang kambing.

Arist juga meminta kepada para pegiat anti tembakau di Indonesia untuk memberikan pertolongan dan advokasi bagi Ilham dan keluarganya.
Bagikan:

Komentar

<---PASNG IKLAN--->
<---PASANG IKLAN--->