|
Menu Close Menu

Training School Merah Putih 2019 Diikuit Mahasiswa Se-Jabodetabek- Banten

Minggu, 22 Desember 2019 | 08.33 WIB

inijabar.com, Jakarta- Sejumlah pimpinan mahasiswa intra dan ekstra kampus se Jabodetabek-Banten bersama Ramangsa Institute mengadakan kegiatan Training School Merah Putih Angkatan 2019 yang diikuti mahasiswa intra dan ekstra kampus dari puluhan universitas se Jabodetabek-Banten.

Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, mulai 20 hingga 21 Desember 2019.

Direktur Eksekutif Ramangsa Institute, Maizal Alfian menjelaskan, agenda Training School Merah Putih angkatan 2019 mengangkat tema Pancasila ; dalam Perspektif Pemuda dan Mahasiswa.

Materi yang diberikan terkait pemahaman falsafah Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta gerakan perubahan peradaban.

“Untuk mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan Training School Merah Putih 2019 terdiri dari puluhan kampus se-Jabodetabek-Banten, diantaranya UNJ, Stebank Jakarta, UBK, Ubhara Jaya, UIN Jakarta, Unpam, Univ Esa Unggul, UNINDRA, Unusia, Uhamka, Univ 17 Agustus 1945, STIA At-taqwa Bekasi, UIC Jakarta, APP Jakarta,” ujar Maizal Alfian di Bumi Perkemahan Cibubur, Jaktim, disela-sela penutupan TSMP, Sabtu (21/12/2019).

Alifian menjelaskan, gerakan perubahan merupakan cerminan gerakan menuju kesempurnaan yang merupakan hal fitrah dalam diri manusia.

Bangsa Indonesia yang lahir dari kesepakatan besar, serta cita-cita luhur di atas bangunan egaliter dalam kehidupan bernegara, agama dan politik, serta pluralisme dan integritas tinggi dalam ruang masyarakat yang heterogen.

Serta isi amanat dalam Pembukaan UUD 1945, yakni melindungi segenap bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Tiga point penting yang tertuang dalam pembukaan UUD 1945, merupakan tolak ukur majunya peradaban bangsa,” ucap mahasiwa Pasca Sarjana ini.

Masih ditempat yang sama, Ketua Panitia TSMP 2019 La Ode Muhammad Rusdiansyah mengatakan, kegiatan ini adalah wadah kreatifitas mahasiswa di Jabodetabek-Banten dalam upaya memutar turbin intelektual menghasilkan gagasan dan ide-ide segar guna pengabdian di masyarakat.

Kegiatan ini berlatar belakang penyegaran serta upaya rekonstruksi Pancasila sebagai dasar dan pandangan hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara Indonesia agar mendarahdaging dalam nafas insan akademis. 

“Kegiatan TSMP 2019 berhasil melahirkan beberapa rekomendasi dari aspek Sosial, Ekonomi dan Lingkungan Hidup, baik dalam skala lokal, nasional maupun internasional,” ucap La Ode.

"Kami akan terus mengawal agenda-agenda yang telah direkomendasikan, sebab rekomendasi tersebut lahir dari kesadaran dan semangat belajar teman-teman peserta. Kami pun berharap seluruh unsur stakeholder mau bersinergi untuk membumikan ide-ide yang telah dilahirkan demi kemajuan masyarakat, bangsa dan negara."tandasnya.

TSMP 2019 dibuka secara resmi oleh Bidang Kepemudaan Dispora DKI Jakarta. Pemateri yang telah hadir dalam unsur Kodam Jaya, Polda Metro Jaya, Polres Metro Kota Bekasi, Akademisi, Praktisi Lingkungan dan pariwisata serta ditutup secara resmi oleh Rozi Beni, selaku Pembina Ramangsa Institute.(*)
Bagikan:

Komentar