Camat Banyusari Lepas Rombongan Study Banding Ke Desa Ponggok Jateng inijabar.com
|
Menu Close Menu

Camat Banyusari Lepas Rombongan Study Banding Ke Desa Ponggok Jateng

Minggu, 12 Januari 2020 | 19.01 WIB

inijabar.com,Karawang- Camat Kecamatan Banyusari Karawang,Drs.Iwan Ridwan, F melepas keberangkatan rombongan para kepala desa se-kecamatan Banyusari Karawang melakukan study banding ke Desa Ponggok Kecamatan Polanharjo Kabupaten Klaten Jawa Tengah, Minggu (12/1/2020).

Study banding ke Desa Ponggok Polanharjo Klaten Jawa Tengah guna melalukan penyerapan informasi tentang desa yang destinasi wisata terkenal di Indonesia. Keberhasilan Desa Ponggok yang terkenal dengan Umbul Ponggoknya yaitu salah satu daya tarik tempat wisata bawah air spot pemotretan dasar kolam.

Selain itu, Desa Ponggok mendatangkan pendapatan asli daerah terutama untuk kesejahteraan masyarakat desanya.

Menurut Camat Banyusari, Iwan Ridwan, keberangkatan para kepala desa study banding agar mengetahui secara langsung tentang keberhasil Desa Ponggok.

"Yah nantinya setelah mengetahui secara langsung. Supaya dapat mengadopsi keberhasilan Desa Ponggok yang mendatangkan income miliaran perbulannya dari wisata pedesaan,"katanya pada inijabar.com.

Dikatakan Camat Iwan Ridwan, keberhasilan Desa Ponggok agar ditiru oleh desa-desa yang ada di Kecamatan Banyusari Karawang. Guna men sejahterakan ekonomi masyarakat pedesaan di Karawang.

"Study banding tersebut supaya menjadi acuan untuk kemajuan di Kecamatan Banyusari Karawang,"tandasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pamekaran Ahmad Kholil dan Wawan Wahyudin Kepala Desa Mekarasih menyampaikan study banding untuk mengadopsi keberhasilan Desa Ponggok Polanharjo Klaten Jawa Tengah yang terkenal dengan berbagai inovatif wisata pedesaaannya.

Menurut Kepala Desa Pamekaran, H. Ahmad Kholil, bahwa study banding itu sangat diperlukan. Pasalnya, dengan mengetahui langsung tentang keberhasilan Desa Ponggok akan menjadi inovatif dan kreatif serta menggali gagasan tentang desa wisata yang mendatang miliaran rupiah perbulannya. 

"Study banding ke Desa Ponggok sebagai desa wisata perlu dilakukan. Supaya di desa-desa di Kecamatan Banyusari dapat mengadopsi keberhasilan Desa Ponggok sebagai perbandingan,"katanya.

Senanda disampaikan Kades Mekarasih Wawan Wahyudin bahwa potensi destinasi wisata di Kecamatan Banyusari bisa sejajar dijadikan destinasi wisata baru.

"Insya Allah, pedesaan di Kecamatan Banyusari pun bisa dijadikan sebagai destinasi wisata kedepannya,"singkatnya (dej)
Bagikan:

Komentar