|
Menu Close Menu

DPC PDIP dan IWO Garut Sambangi Nenek Resih Wujud Gotong Royong

Sabtu, 25 April 2020 | 16.23 WIB

inijabar.com, Garut- Seorang nenek lanjut usia bernama Resih (90) warga Kampung Pasir Heulang, Desa Sukajadi, Kecamatan Tarogong Kaler, yang tinggal sendiri di gubuk berukuran 2x3 meter, terharu saat kedatangan Ketua DPC PDIP Kabupaten Garut, Yuda Puja Turnawan dengan memberikan paket sembako serta uang tunai.

Kedatangan orang nomor satu di tubuh partai berlambang banteng moncong putih ke rumah Resih, didampingi Pengurus Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Garut, Joehendi, beserta kader PDIP dan pengurus IWO. 

Saat di rumah Resih yang tinggal seorang diri dengan kondisi tergeletak di atas kasur, Yuda Puja Turnawan sangat terkejut tak hentinya meneteskan air mata.

"Bhakti Gotong Royong PDIP Garut, kali ini sangat sedih melihat seorang perempuan yang usianya sudah 90 tahun tinggal sendiri di gubuk yang kondisinya sama sekali tidak ada penerangan," ujar Yuda Puja Turnawan, Sabtu (25/4/2020) pada wartawan.

Dikatakan Yuda, saat menginjakan kaki kedalam gubuk yang di huni seorang diri, langsung tidak bisa berbuat apa-apa. Selain sedih rasa iba begitu meledak.

"Memang kita secara intens pada bulan ramadhan tahun ini terus bergerak membagikan paket sembako pada masyarakat yang terkena dampak covid-19. Hal ini bertujuan membantu masyarakat yang ekonominya saat ini sudah terganggu," ucapnya.

Ia menuturkan, gubuk yang ditempati oleh Mak Resih memang sudah tidak layak huni. Apalagi kondisinya pada bagian kayu banyak yang sudah lapuk usia.

"Saya akan bantu perjuangkan agar gubuk ini mendapatkan bantuan rutilahu. Mengetahui kondisi gubuk ini tiada lain peran serta yang sangat aktif dari rekan-rekan jurnalis Ikatan Wartawan Online Garut," tegasnya.

Sementara pengurus PD IWO Kabupaten Garut, Joehendi, mengatakan, IWO Garut bersama PDIP Garut berkerjasama dalam pemberian paket sembako di Kampung Pasir Heulang, Desa Sukajadi, Kecamatan Tarogong Kaler. Yang mana banyak masyarakatnya yang tidak pernah tersentuh oleh bantuan dari pemerintah.

"Tadi kita mendapatkan masukan dari masyarakat, kalau masyarakat disini kerap terlupakan oleh bantuan pemerintah," singkatnya. (*)
Bagikan:

Komentar