Gubernur Harapkan Masjid Al Jabbar Majalengka Jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Juga inijabar.com
|
Menu Close Menu

Gubernur Harapkan Masjid Al Jabbar Majalengka Jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Juga

Rabu, 22 Juli 2020 | 13.32 WIB

inijabar.com, Majalengka- Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil meresmikan Masjid Al-Jabbar di Kelurahan Sindangkasih, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, Rabu (22/7/2020).

Masjid Al-Jabbar Majalengka ini adalah Masjid Al-Jabbar kesembilan yang diresmikan dan sudah beroperasi.  Ridwan Kamil- berharap, masjid ini akan menjadi pusat penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan keislaman warga Majalengka.

"Hari ini di Majalengka (Masjid Al-Jabbar) sudah selesai (diresmikan). Silakan dipergunakan, mudah-mudahan memperkuat kualitas SDM secara lahir dan batin dan kualitas ke islaman di Majalengka," ucap pria yang akrab disapa Kang Emil.

Selain itu, Masjid Al-Jabbar Majalengka berada di kawasan pengembangan wilayah Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. Oleh karena itu, Kang Emil juga berharap Masjid Al-Jabbar ini bisa menjadi potensi pertumbuhan ekonomi di Majalengka.

"Masjid ini berada di daerah pengembangan wilayah, sehingga diharapkan menjadi cikal bakal berkembangnya pertumbuhan ekonomi juga. Kebetulan di sebelahnya ada hotel, yang juga bagian dari pertumbuhan ekonomi,"tuturnya.

Masjid Al-Jabbar Majalengka dibangun di atas lahan milik Pemerintah Daerah Provinsi Jabar seluas 14.386 m², dengan luas bangunan 1.036 m².

Masjid ini memiliki dua lantai dan memiliki daya tampung hingga 1.440 jamaah. Pembangunan Masjid Al-Jabbar Majalengka ini dilaksanakan sejak 2017 dalam tiga tahap dengan total anggaran mencapai Rp14.520.989.500.

Berikutnya, Masjid Al-Jabbar akan dibangun di setiap kabupaten/kota di Jabar, dengan desain terbesar berada di Gedebage Kota Bandung seluas 1 hektare atau 100x100 meter.

Adapun nama Al-Jabbar diambil dari nama Provinsi Jawa Barat dan juga merujuk salah satu Asmaul Husna yang bermakna Maha Perkasa/Gagah.

"Masjid Al-Jabbar adalah masjidnya provinsi (Jabar) yang hadir di setiap kota/kabupaten. Nanti yang paling besar ada di ibu kota Jabar, di Kota Bandung, sebagai masjid agungnya Jawa Barat," ujar Kang Emil. (Fii)
Bagikan:

Komentar