|
Menu Close Menu

Ribuan Ojol Se-Jabar Tuntut Diizinkan Angkut Penumpang

Senin, 13 Juli 2020 | 11.31 WIB

inijabar.com, Kota Bandung- Driver Ojol Jabar Bersatu (DOJB) menggelar aksi unjuk ras di depan kantor Wali Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Senin (13/7/2020). Mereka menuntut Pemerintah Kota Bandung segera mengizinkan kembali layanan Goride maupun Grabbike untuk mengangkut penumpang.

“Kenapa kita tidak setuju, kenapa hanya ojek online yang dites kenapa supir bis gak dites sama-sama transportasi padahal,” ucap Koordinator DOJB, Prima Ananda.

“Kalau kami di tes covid-19 kita bersinergi bertemu banyak masyarakat kalau sekarang di tes covid-19 ada jaminan 5 menit kemudian kita bebas, kalau mau dua-duanya sama penumpang di tes,”tegasnya. 

Prima menambahkan, sebelumnya DOJB sudah melayangkan surat kepada DPRD Provinsi Jawa Barat untuk meminta penghapusan syarat Covid-19. Alhasil, permohonan mereka dikabulkan. 

“Sekarang tinggal aktivasi sampai sekarang kita belum diijinkan belum bisa membuka go ride kami menuntut kejelasan kapan pak wali kota menandatangi itu akan resmi disetujui,” harap Prima. 

Saat wabah pandemi ini, kata dia, dirinya hanya bisa membawa pulang uang Rp25 ribu dalam sehari, sebab kini penghasilannya turun drastis hingga 70 persen. 

“Kami menggantungkan dari gojek hanya 25 ribu saja sulit, karena penghasilan selama 4 bulan PSBB sangat mengkawatirkan supaya penghasilan,”ujarnya. 

Apabila tuntutan belum dipenuhi, para driver ojol akan melakukan aksi lanjutan. 

Perlu diketahui, sejak pemberlakuan Adaptasi Kebiasaan Baru atau AKB, Pemkot sudah memberikan izin driver ojol untuk mengangkut penumpang, namun dengan syarat para driver wajib melakulan rapid tes Covid-19.
Bagikan:

Komentar