Kang Jimat Bilang Santri di Subang Harus Mampu Hadapi Tantangan Global inijabar.com
|
Menu Close Menu

Kang Jimat Bilang Santri di Subang Harus Mampu Hadapi Tantangan Global

Jumat, 23 Oktober 2020 | 06.49 WIB



inijabar.com, Subang - Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di Kabupaten Subang, dilaksanakan Upacara Puncak sebagai penutup rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Subang yang bertempat di Halaman Kantor Bupati Subang. Upacara tersebut turut dihadiri oleh Bupati Subang H. Ruhimat (Kang Jimat) dan Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosadi (Kang Akur). Kamis (22/10/2020).


Pada upacara tersebut Kepala Kemenag  Subang H. Abdurahim melaporkan rangkaian acara kompetisi santri tahun ini yang terdiri dari lomba MQK, pidato, marawis/hadroh, kebersihan pesantren, kaligrafi dan komik arab pegon, stand up comedy, dan lomba Literasi dan Vidio dokumenter berjalan lancar. 


H. Abdurahim juga mengucapkan terimakasih kepada Bupati Subang atas dukungannya sehingga rangakaian acara peringatan Hari Santri tahun ini terselenggara dengan baik meskipun di tengah kondisi pandemi.


Sementara itu Bupati Subang Kang Jimat juga mengajak seluruh santri untuk bersyukur karena kini santri memiliki hari istimewa yakni tanggal 22 Oktober yang telah ditetapkan oleh Presiden RI Joko Widodo menjadi Hari Santri melalui keputusan presiden nomor 22 tahun 2015 tentang Hari Santri Nasional. Adanya HSN menunjukkan bahwa pemerintah telah resmi mengakui peran para santri terhadap bangsa Indonesia. Santri merupakan salah satu golongan masyarakat yang ikut berjuang untuk memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajahan.


Selain penetapan HSN, santri dan pesantren juga telah memiliki Undang-undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. UU tersebut memberikan afirmasi, rekognisi dan fasilitasi terhadap pesantren dal melaksanakan fungsi pendidikan, fungsi dakwah dan fungsi pemberdayaan masyarakat.


Dia juga kembali menyampaikan dalam menghadapi era industrialisasi di Kabupaten Subang dan dalam rangka menghadapi era industri 4.0 santri harus memiliki semangat yang kuat sehingga mampu menghadapi tantangan global serta mampu berdaya saing.


Hari Santri tahun ini bertema "Santri Sehat, Indonesia Kuat, Jabar Sehat Lahir Batin, Subang Jawara". Tema tersebut mengangkat isu kesehatan berdasarkan fakta bahwa kini dunia tengah dilanda pandemi covid-19. 


Kang Jimat menyampaikan, pesantren adalah entitas yang rawan terhadap penyebaran covid-19. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa pengalaman beberapa pesantren telah berhasil melakukan upaya pencegahan, penanganan dan pengendalian Covid-19. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa pesantren juga memiliki kemampuan di tengah berbagai keterbatasan fasilitas yang dimiliki. 


Kang Jimat yakin kunci dari hal tersebut adalah kedisiplinan, kepatuhan dan kehati-hatian serta keteladanan yang diajarkan oleh para kyai dan Pimpinan Pondok Pesantren.


Turut hadir dalam upacara tersebut Sekretaris Daerah (Setda) Kab. Subang, Komandan Lanud Suryadharma Kalijati, Kepala Kejaksaan Negeri Subang, Kepala Kantor Kemenag Subang dan para pejabat eselon 2 di lingkungan Pemda Subang. (Sri)

Bagikan:

Komentar