Safrudin Sebut Sebagian Pejabat Pemkot Bekasi Masih Terbawa Politisasi Kepentingan Mantan Kepala Daerah

Redaktur author photo

 



inijabar.com, Kota Bekasi- Masih terpolarisasi nya sebagian oknum pejabat di Pemkot Bekasi dalam pertarungan politik saat ini sehingga berdampak belum maksimalnya kinerja Pj Walikota Bekasi Raden Gani dalam menata keruwetan kinerja birokrasi sejak kepemimpinan lalu.


Sikap sebagian kalangan pejabat dari mulai level eselon 2 sampai 4 tersebut disoroti aktifis politik yang juga mantan komisioner KPU Kota Bekasi Safrudin.


"Wajah birokrasi memang sejak jaman dahulu kala sudah berprilaku tak lebih dari ABS (Asal Bapak Senang) dan ditambah lagi tidak pada kemampuan akademis serta pengalaman kerja sejak pertama kali ditempatkan alias tidak the right man on the right place. Akhirnya terbawa arus politisasi yang sebetulnya dengan tunjukan kinerja sesuai sumpah ASN dan tupoksonya,"ujar Safrudin. Jumat (1/12/2023).


Dirinya menyatakan, kalau sudah seperti itu, mau tidak mau harus ada proses loncatan rotasi dan promosi ASN yang memiliki integritas pada layanan dan pembangunan publik.


"Agar kekeruhan politisasi birokrasi bukan pada aspek politik praktis namun dikembalikan kepada politik pelayanan dan pembangunan publik,"ucap Safrudin.


Dirinya menegaskan, mengutip pendapat seorang akademisi, Dera Izhar Hasanah  'Alasan mendasar mengapa pelayanan publik harus diberikan adalah adanya public interest atau kepentingan publik yang harus dipenuhi oleh pemerintah karena pemerintahlah yang memiliki 'tanggung jawab' atau responsibility.


"Dalam memberikan pelayanan kepada publik ini, pemerintah diharapkan dapat melaksanakannya secara profesional dan menjunjung tinggi nilai moral dan etika,"tutur Safrudin.


"Harus diluruskan kepada jalan yang baik dan benar, ASN itu sudah buanyak gaji dan tunjangannya, kerja ajah yang betul tanpa memikirkan caloan, masih kurang bersyukur aja,"tandasnya.(*)

Share:
Komentar

Berita Terkini