BAZNAS DKI Kirim 99 Ribu Porsi Makanan untuk Korban Bencana Aceh

Redaktur author photo
Baznas DKI bersama Chef King Abdi saat memberikan keterangan dalam konferensi pers.

inijabar.com, Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) atau BAZIS Provinsi DKI Jakarta, mengirimkan 99.000 porsi makanan siap saji ke wilayah terdampak bencana di Aceh, melalui program Ekspedisi Dapur Kemanusiaan bertajuk '99 Ribu Porsi Harapan untuk Sumatera'.

Bantuan pangan darurat tersebut merupakan penyaluran tahap ketiga yang difokuskan bagi kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, dan keluarga yang kehilangan akses logistik di Desa Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, serta Desa Blang Nie, Kabupaten Aceh Timur.

Ketua BAZNAS DKI Jakarta, Akhmad H. Abu Bakar menyatakan, program tersebut menjadi wujud tanggung jawab lembaga dalam mengelola amanah zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat Jakarta.

"Ekspedisi ini merupakan bentuk nyata solidaritas masyarakat Jakarta untuk saudara-saudara kita di Sumatera. Kami tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga menghadirkan kepedulian dan harapan," kata Akhmad saat menggelar konferensi pers, di Gedung Graha Mental Spiritual, Jakarta, Selasa (7/1/2026).

Ia menjelaskan, dalam situasi darurat, kehadiran bantuan pangan sangat penting untuk menjaga ketahanan dan martabat para penyintas bencana.

"Melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah dan profesional, kami memastikan bantuan tersalurkan secara cepat, tepat sasaran, dan berkelanjutan," ujarnya.

Tidak lupa Akhmad pun menyampaikan apresiasi, kepada seluruh pihak yang terlibat dalam program kemanusiaan tersebut.

"Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh mitra dan kolaborator, mulai dari sektor swasta, BUMD, komunitas, hingga relawan, yang bersama-sama memungkinkan program ini terlaksana dengan baik," jelasnya.

Hingga Selasa, Akhmad menerangkan, donasi yang terhimpun khusus untuk penyaluran tahap ketiga mencapai Rp 1,02 miliar, dengan total nilai bantuan yang didistribusikan pada tahap ini sebesar Rp 1,07 miliar.

"Rinciannya, penyaluran tahap pertama sebesar Rp 69,23 juta, tahap kedua berupa bantuan tunai senilai Rp 827,44 juta dan bantuan natura sebesar Rp 756,18 juta, serta tahap ketiga sebesar Rp 1,07 miliar," ungkapnya.

Akhmad menjelaskan, secara kumulatif total bantuan yang telah disalurkan ke Sumatera sejak tahap pertama mencapai Rp 2,72 miliar. Sekaligus menegaskan komitmen BAZNAS DKI Jakarta, dalam menjaga kepercayaan para donatur.

"Transparansi, akuntabilitas, dan kolaborasi menjadi prinsip utama dalam setiap penyaluran bantuan kemanusiaan kami. Kami berkomitmen menjaga amanah para donatur agar bantuan memberikan manfaat optimal, serta memastikan kebutuhan dasar para penyintas bencana terpenuhi secara berkelanjutan," paparnya.

Program tersebut memiliki keunikan dengan melibatkan King Abdi bersama tim Chef Nusantara. Sebanyak sepuluh chef pilihan dijadwalkan terjun langsung ke lokasi bencana pada 9-10 Januari 2026 untuk memasak dan menyajikan makanan hangat bagi para penyintas.

"Makanan hangat dan bergizi adalah kebutuhan sederhana namun sangat berarti di tengah situasi bencana. Kami datang dengan semangat warga bantu warga," ujar King Abdi.

Ia menegaskan bahwa kehadiran tim chef di lapangan bukan sekadar menyalurkan bantuan, tetapi juga memberikan semangat kepada para penyintas.

"Kami datang, kami masak, dan mereka makan. Sebuah pesan bahwa mereka tidak berjuang sendirian," tambahnya.

Ia turut mengucapkan atas kesempatan yang diberikan kepeda dirinya, dan 9 chef Nusantara untuk bergabung memasak di dapur umum, dan menyalurkan 99 000 porsi  siap santap.

"Saya sudah ke lokasi Aceh Tamiang, sungguh keadaan masyarakat korban bencana sangat memprihatinkan. Saudara-saudara kita memang membutuhkan bantuan," pungkasnya.

Sekedar informasi, pelaksanaan program didukung kolaborasi lintas sektor dengan mitra strategis, di antaranya J99 Corp, Lion Air, Palang Merah Indonesia (PMI), Mie Bola Mas, jajaran BUMD DKI Jakarta, dan sejumlah korporasi lainnya. (Pandu)

Share:
Komentar

Berita Terkini