Disnaker Kota Bekasi Validasi Data Pekerja Lokal di Dapur MBG

Redaktur author photo
Ilustrasi

inijabar.com, Kota Bekasi - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bekasi, melakukan validasi data penyerapan tenaga kerja lokal, di dapur Satuan Pemenuhan Pangan Bergizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Adapun langkah tersebut, dilakukan untuk memastikan program pemerintah pusat, berkontribusi mengurangi angka pengangguran yang mencapai 105.565 orang di Kota Bekasi.

Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnaker Kota Bekasi, Muhamad Iqbal Bayuaji mengatakan, pendataan dilakukan untuk memvalidasi laporan penyerapan tenaga kerja lokal melalui program MBG.

"Kami sedang mendata berapa banyak tenaga kerja yang terserap di setiap SPPG. Prosesnya masih berjalan," kata Iqbal dalam keterangannya, Rabu (14/1/2026).

Ia menjelaskan, proses pendataan baru dilaksanakan di dua kecamatan, yakni Kecamatan Bekasi Barat dan Kecamatan Bekasi Utara. Nantinya, data dari tingkat kecamatan akan diserahkan kepada Disnaker untuk dihitung secara menyeluruh.

"Data SPPG yang dikumpulkan kecamatan akan diberikan kepada kami. Kami akan menghitung jumlah kepala SPPG dan masing-masing karyawan yang dipekerjakan di sana," jelasnya.

Menurut Iqbal, kehadiran program MBG melalui dapur SPPG, patut disyukuri karena menjadi lapangan kerja baru bagi masyarakat. Program pemerintah pusat ini dinilai, dapat mengurangi tingkat pengangguran terbuka di Kota Bekasi.

"Satu SPPG saja bisa menyerap puluhan pekerja lokal. Ini justru mengurangi tingkat pengangguran yang ada di Kota Bekasi," pungkasnya.

Sekedar informasi, data terakhir Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi per Desember 2025 mencatat, terdapat 113 titik SPPG di Kota Bekasi.

Dari jumlah tersebut, 52 SPPG telah mengantongi Sertifikasi Layak Higenis Sanitasi (SLHS), sedangkan 61 sisanya masih dalam proses sertifikasi. (Pandu)

Share:
Komentar

Berita Terkini