![]() |
| Ketua DPW PKB Jabar Syaiful Huda |
inijabar.com, Kota Bandung- Syaiful Huda ditetapkan kemabali sebagai Ketua Dewan Tanfidz DPW PKB Jawa Barat masa bakti 2026-2031 melalui Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPW PKB se-Indonesia yang dilakukan DPP PKB pasca Musyawarah Wilayah (Muswil) dan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) dua tahap.
Dalam SK tersebut juga ditetapkan Acep Adang Ruhiat terpilih sebagai Ketua Dewan Syura, dengan Sidkon Djampi sebagai Sekretaris Dewan Syura. Adapun susunan Dewan Tanfidz DPW PKB Jawa Barat juga menetapkan Acep Jamaludin sebagai Sekretaris dan Moch Nur Ainul Yaqin sebagai Bendahara.
Menurut Ketua DPP PKB Bidang Penguatan Organisasi, Legislatif, dan Eksekutif, Abdul Halim Iskandar bahwa pihaknya melaksanakan sosialisasi SK kepengurusan DPW dilakukan mulai 23 hingga 25 Januari 2026 kepada seluruh struktur partai di daerah, baik DPW maupun DPC di masing-masing provinsi.
Pria yang akrab disapa Gus Halim menyatakan, DPW dan DPC merupakan peserta Muswil yang telah melalui proses panjang dan demokratis, mulai dari penyerapan aspirasi, pembahasan usulan, hingga penetapan kepengurusan.
“Sosialisasi ini penting agar seluruh struktur mengetahui secara utuh hasil dari tahapan Muswil yang telah dilaksanakan di seluruh DPW se-Indonesia,"katanya. Jumat (23/1/2026).
Dia menegaskan, penetapan Syaiful Huda sebagai Ketua DPW PKB Jawa Barat merupakan bagian dari langkah strategis DPP PKB dalam memperkuat konsolidasi organisasi di daerah, khususnya di provinsi dengan basis pemilih yang besar dan dinamis seperti Jawa Barat.
Penataan kepengurusan ini, kata Gus Halim, sejalan dengan arahan Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, agar PKB tidak hanya berorientasi pada kemenangan elektoral, tetapi juga memiliki kesiapan dalam mengelola pemerintahan secara profesional dan bertanggung jawab.
“Kalau hanya sekadar menang itu bukan pekerjaan berat. Tantangan terberat adalah setelah menang, apakah kita mampu mengelola pemerintahan dengan baik. Kalau tidak, kemenangan itu tidak ada gunanya,” ujar Gus Halim.
Gus Halim juga menjelaskan, seluruh hasil Muswil, termasuk struktur kepengurusan DPW PKB Jawa Barat yang kini dipimpin Syaiful Huda, program kerja, serta langkah-langkah lanjutan partai disampaikan secara terbuka kepada jajaran DPW dan DPC melalui pertemuan daring.
Pasca sosialisasi SK, kata Gus Halim, DPP PKB dijadwalkan menggelar pengukuhan seluruh pengurus DPW PKB yang baru, termasuk DPW Jawa Barat, yang akan dirangkaikan dengan Akademi Politik Kebangsaan (Akpolbang). Pengukuhan ini akan diikuti oleh Ketua dan Sekretaris Dewan Syuro, serta Ketua, Sekretaris, dan Bendahara Dewan Tanfidz, dan dilaksanakan pada 1–3 Februari 2026.
Selain pengukuhan, jajaran pengurus DPW PKB Jawa Barat juga akan mengikuti Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) serta orientasi politik pengurus masa bakti 2026–2031 yang digelar mulai Februari hingga awal April 2026.
Pelantikan pengurus DPW, lanjut dia, bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan disertai penandatanganan kontrak komitmen dan kontrak kinerja oleh para Ketua DPW, termasuk Ketua DPW PKB Jawa Barat.
“Ada dua kontrak yang ditandatangani, kontrak komitmen dan kontrak kinerja. Ditambah Akpolbang, ini menegaskan bahwa PKB serius menyiapkan kader untuk mengelola pemerintahan dan mengabdi kepada bangsa dan negara sesuai ideologi partai,” jelasnya.
Gus Halim menyebut, dengan kepemimpinan Syaiful Huda di DPW PKB Jawa Barat, DPP PKB optimistis soliditas organisasi partai di daerah akan semakin kuat dan mampu menjawab tantangan politik serta pemerintahan ke depan.(*)




