Mengaku Pakai Dana Pribadi, Anggota DPRD Depok Ini Realisasikan Bantuan Ambulan

Redaktur author photo
Anggota DPRD Depok Hj.Qonita Lutfiyah saat serahkan mobil ambulan

inijabar.com, Depok – Anggota Komisi A DPRD Kota Depok dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Hj. Qonita Lutfiyah menyerahkan bantuan satu unit mobil ambulance kepada warga pada kegiatan Reses Masa Sidang 1 Tahun 2026, di RT 005 RW 012, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Minggu (1/2/2026).

Sebagaimana diketahui bantuan tersebut berasal dari dana pribadi Anggota DPRD Kota Depok, Hj. Qonita Lutfiyah yang memang berdasarkan usulan kebutuhan masyarakat setempat. Bantuan itu disambut positif dan diterima langsung oleh perwakilan warga

Hj. Qonita Lutfiyah menyampaikan bahwa bantuan ini diberikan kepada RW 12 karena memang banyaknya usulan masyarakat apa yang menjadi kebutuhan salah satu yakni kekurangan ambulance.

“Intinya saya selalu memberikan aspirasi ataupun bantuan itu disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Insya Allah ini dana pribadi dan ambulance ini adalah sosial jadi kita tidak memungut tarif atau biaya," ujar Qonita dalam keterangannya..

"Mudah-mudahan keberadaan saya bisa memberikan manfaat untuk masyarakat dan juga bisa terus menjalin silaturahmi, kerja sama dengan baik. Karena, saya tidak mungkin bisa menjalankan amanah ini dengan baik tanpa juga kerja sama dari masyarakat tokoh RT dan RW," tambahnya.

Sementara, Ketua RW 12 BSI, Budi Marsafli, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas bantuan sosial mobil ambulans  tersebut.

Menurutnya, kehadiran ambulans sangat membantu warga di lingkungannya, khususnya dalam situasi darurat yang membutuhkan penanganan cepat.

“Ambulans ini sangat berarti bagi kami. Warga merasa lebih tenang, karena ada sarana yang bisa diandalkan saat kondisi darurat. Ini murni bantuan sosial dan tidak untuk kepentingan komersial,” ujar RW Budi Marsafli.

Tak hanya itu, Budi pun menegaskan mobil ambulans tersebut digunakan semata-mata untuk kepentingan kemanusiaan. Dalam pelaksanaannya, tidak ada tarif atau pungutan wajib kepada warga. 

Dalam hal itu, kata dia pihak pengelola hanya menerapkan sistem infak sukarela yang digunakan untuk kebutuhan operasional kendaraan dan pengemudi.

“Tidak ada paksaan biaya. Kalau warga mampu, bisa berinfak. Sementara bagi yang tidak mampu, tetap kami bantu dengan ikhlas. Prinsipnya saling menolong,” jelas Budi.

Budi Marsafli mengungkapkan, inisiatif bantuan ambulans ini berawal dari pertemuan yang tidak disengaja, saat dirinya tengah membantu kegiatan pengaspalan jalan di kawasan BSI.

Dia juga menjelaskan Anggota DPRD, Hj. Qonita merespons kebutuhan warga terkait layanan ambulans. Hingga akhirnya merealisasikan bantuan itu secara langsung.

Untuk memudahkan akses pelayanan, nomor kontak telah dicantumkan pada badan kendaraan ambulans tersebut. Budi Marsafli memastikan dirinya siap dihubungi selama 24 jam, apabila warga membutuhkan bantuan darurat.

“Kami bertanggung jawab atas pemanfaatannya. Nomor telepon sudah tertera. Dan saya siap, dihubungi kapan pun jika ada warga yang membutuhkan,” katanya.

Budi Marsafli menilai Hj. Qonita sebagai sosok Legislator yang konsisten menghadirkan aksi nyata di tengah masyarakat. Menurutnya, bantuan ambulans ini membuktikan bahwa kegiatan Reses tidak hanya sekadar menjadi ajang seremonial, tetapi juga menghasilkan solusi konkret bagi kebutuhan warga.

“Kami berharap langkah tulus ini menjadi awal dari kolaborasi yang berkelanjutan antara wakil rakyat dan masyarakat. Apa yang dilakukan Ibu Hj. Qonita menunjukkan bahwa kehadiran legislator di tengah warga bukan hanya untuk mendengar, tetapi juga menghadirkan solusi nyata. Semoga kepedulian ini terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk bergerak bersama demi kemanusiaan,” pungkasnya. (Risky)

Share:
Komentar

Berita Terkini