Akibat Hujan Tembok Penahan Tanah di Desa Cihaurkuning Malangbong Longsor

Redaktur author photo

 

Kondisi tembok penahan tanah di Rt 03 RW04 Kp.Cirumampa Cihaurkunung Kec. Malangbong alami longsor

inijabar.com, Garut - Hujan lebat yang melanda Kabupaten Garut pada Rabu (11/3/2026) malam, membuat genangan di sejumlah titik wilayah termasuk di Kampung Cirumampa RT 03 RW 04, Desa Cihaurkuning, Kecamatan Malangbong.

Kondisi tersebut menyebabkan runtuhnya tembok penahan tebing (TPT) berdimensi tinggi 5 meter dan panjang 15 meter. Insiden ini terjadi tepat pukul 18.45 WIB, mengancam kestabilan jalan raya di atasnya yang menjadi jalur vital antar desa.

Sekretaris Desa Cihaurkuning, Feri Risnawan mengatakan, perlunya tindakan darurat memperbaiki karena jalan penghubung antar desa.

"Harus segera diperbaiki karena ini jalan menghubungkan dua poros desa yakni Desa Cihaurkuning dan Desa Karangmulya karena kalau tidak diperbaiki jalan akan putus karena posisi jalan berada di atas tembok penahan tanah posisinya di bawah," ungkap Feri kepada wartawan, Rabu (11/3/2026).

Struktur TPT yang telah berdiri sejak 2018 dinilai sudah rapuh. Feri memohon agar BPBD dan Dinas PUPR segera melakukan inspeksi dan perbaikan.

"Mudah-mudahan dari BPBD Dinas PUPR segera melaksanakan perbaikan karena ini jalan akan putus kalau TPT tersebut tidak diperbaiki," ujarnya.

Situasi ini menambah keprihatinan lantaran Idul Fitri semakin dekat, di mana ribuan warga akan memadati jalan tersebut untuk berkumpul dengan keluarga.

"Ini harus secepatnya diperbaiki kalau tidak jalannya di atas akan ambruk karena TPT-nya juga sudah ambruk," kata Feri, 

Petugas setempat kini berupaya memantau perkembangan cuaca sambil menyiapkan pengalihan lalu lintas sementara. Belum ada konfirmasi jadwal perbaikan dari instansi terkait.(ujang)

Share:
Komentar

Berita Terkini