![]() |
| Ribuan botol miras saat akan dimusnahkan |
inijabar.com, Kabupaten Cirebon- Pemusnahan ribuan botol miras berbagai merk dan juga ribuan miras tradisional ciu serta knalpot bronk dilakukan Polresta Cirebon di Lapangan Stadion Ranggajati Sumber, Kecamatan Sumber pada Kamis (12/3/2026)
Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama mengatakan, pemusnahan barang bukti tersebut merupakan hasil penindakan dari Operasi Pekat dan KRYD yang dilaksanakan sejak Januari hingga Maret 2026. Pemusnahan dilakukan berdasarkan keputusan Pengadilan Negeri Sumber.
Adapun barang yang dimusnahkan berupa 2.673 botol, minuman keras tradisional jenis ciu sebanyak 7.010 botol, minuman keras tradisional jenis tuak sebanyak 469 liter, serta knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis sebanyak 2.633 buah.
“Seluruh barang bukti dimusnahkan berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Sumber sebagai bentuk komitmen kami dalam memberantas peredaran miras serta penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis di wilayah hukum Polresta Cirebon,” ujar Imara.
Imara menyatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Polresta Cirebon untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama bulan suci Ramadhan hingga menjelang perayaan Idul Fitri.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman, nyaman, dan khusyuk tanpa gangguan dari peredaran miras maupun penggunaan knalpot brong yang meresahkan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Bupati Cirebon H. Imron yang juga hadir di kegaiatan tersebut mengapresiasi langkah Polresta Cirebon dalam memberantas peredaran minuman keras dan knalpot bronk yang dinilai sering menimbulkan gangguan ketertiban masyarakat.
Imron menilai masih banyak permasalahan sosial yang dipicu oleh konsumsi minuman keras sehingga diperlukan upaya bersama untuk menekan peredarannya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polresta Cirebon yang telah bekerja keras melakukan razia miras dan knalpot brong. Diharapkan upaya ini dapat menekan peredarannya sehingga situasi di Kabupaten Cirebon tetap aman dan kondusif,” tuturnya.(Fi)




