![]() |
| Walikota Bandung Muhammad Farhan |
inijabar.com, Kota Bandung – Kondisi jalan bekas galian yang semrawut dan membahayakan akhirnya memicu reaksi tegas dari Walikota Bandung Muhamad Farhan.
Keluhan warga yang terus mengalir membuat isu ini kini jadi sorotan utama. Lubang menganga, tambalan asal-asalan, hingga permukaan jalan yang tidak rata dinilai bukan sekadar mengganggu kenyamanan, tapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan. Warga pun mendesak agar perbaikan tidak lagi setengah hati.
Menanggapi hal itu, Farhan menegaskan, pihaknya kini memperketat pengawasan terhadap seluruh proyek galian. Ia memastikan monitoring dilakukan setiap hari agar tidak ada pekerjaan yang mangkrak atau dibiarkan berlarut-larut.
“Tidak boleh ada pekerjaan yang ditinggalkan dalam kondisi membahayakan. Semua harus rapi, tuntas, dan bertanggung jawab,” tegasnya. Selasa (29/4/2026)
Farhan juga menyiapkan langkah penataan ulang untuk mengembalikan kenyamanan pengguna jalan secepat mungkin. Farhan bahkan mengingatkan para pelaksana proyek agar tidak bermain-main dengan kualitas pekerjaan.
“Kalau tidak sesuai standar, akan kami tindak. Tidak ada toleransi,” ujarnya.
Langkah tegas ini diharapkan bisa menjadi peringatan keras bagi kontraktor maupun pihak terkait agar tidak lagi meninggalkan “warisan” jalan rusak yang merugikan masyarakat.(novi)



