Kalahkan Brimob Kelapa Dua, Tim Pemkot Juara Kompetisi Bola HUT ke-27 Depok

Redaktur author photo
Tim Pemkot Depok saat berpose bersama usai raih juara Kompetisi Sepak Bola Antar OPD dan Instansi TNI, Polri, BNI 46, BUMD

inijabar.com, Depok – Kompetisi sepak bola antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kecamatan dan Instansi TNI, Polri dan BNI 46 menyambut HUT ke-27 Kota Depok telah usai. Laga akhir perebutan juara 1, 2 dan 3 tersebut digelar di Stadion Mahakam, Kota Depok, Jumat (10/4/2026).

Perebutan laga final mempertemukan klub tim Pemerintah Kota Depok melawan klub Brimob Kelapa Dua, dimenangkan klub Pemerintah Kota Depok dengan skor akhir 4-0. Sementara untuk laga memperebutkan juara 3 mempertemukan klub tim PDAM Tirta Asasta Depok melawan Kecamatan Cipayung, dimenangkan klub PDAM Tirta Asasta Depok dengan skor akhir 2-0 tanpa balasan.

Koordinator Sepak Bola Asosiasi Kota (Askot) PSSI Depok, H. Muhammad Arpan mengatakan kompetisi sepak bola ini merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun dalam memeriahkan sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun ke-27 Kota Depok.

“Intinya pertemuan dan pertandingan ini adalah ajang silaturahmi. Oleh karenanya, kami sangat mengharapkan dari semua tim juga untuk menjunjung tinggi sportivitas,” terang Haji Arpan yang akrab disapa saat ditemui di lapangan Stadion Mahakam, Kota Depok, Jumat (10/4/2026).

Lebih lanjut H. Arpan menjelaskan adapun seluruh peserta yang mengikuti kompetisi tahun ini sebanyak 16 klub yang diantaranya berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Depok, Kecamatan di Kota Depok, Kodim 0508/Depok, Mako Brimob Kelapa Dua, BNI 46 dan lainnya.

“Mudah-mudahan kegiatan ini terus berjalan, berlanjut ke depannya. Agar dunia sepak bola Depok semakin lebih maju,” harapnya.

Melihat tingginya antusiasme, kata H. Arpan pihaknya tak menutup kemungkinan ke depan akan lebih memperluas kegiatan tersebut dengan menambah jumlah peserta. Bahkan, menurutnya pihaknya juga akan melibatkan PSSI guna membantu panitia mengatur seluruh proses kegiatan kompetisi sepak bola tersebut.

Pihaknya berharap kegiatan ini dapat mempererat tali silaturahmi sekaligus dapat memeriahkan momentum HUT ke-27 Kota Depok yang dapat dimaknai Kota Depok adalah rumah milik bersama yang harus dijaga bersama.

“Oleh karena itu, semua instansi vertikal juga kita ikut sertakan dalam ajang ini. Sehingga bisa untuk bersama-sama membangun Depok yang lebih maju,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu pesepak bola tim Pemerintah Kota Depok, Haryadi mengungkap kegembiraannya karena tim kesebelasannya berhasil meraih juara1 dalam ajang kompetisi sepak bola yang digelar rutin setiap tahun tersebut.

“Berkat kerja sama tim, Alhamdulillah kita bisa memenangkan pertandingan lawan klub Brimob yang komposisi pemainnya juga agak bagus. Kita diberikan kemenangan tim Pemkot Depok, semuanya kita bekerjasama membangun, semuanya gembira, silaturahmi ini mempererat semuanya, jadi saya ucapkan Alhamdulillah terimakasih sebesar-besar buat pihak yang telah menggelar kompetisi ini,” ujar pria bertubuh gempal ini.

Haryadi berharap kompetisi sepak bola ini dapat semakin memperkuat silaturahmi sekaligus memacu semangat untuk menjadikan Kota Depok semakin lebih maju.

“Semoga dengan HUT Depok ke-27 ini. Kota Depok semakin maju kotanya, dan gembira semua warganya,”katanya.

Kapten pesepak bola klub Brimob Kepala Dua, AKP Aris Wago menambahkan pihaknya menyampaikan apresiasi bisa turut berpartisipasi dalam ajang kompetisi sepak bola HUT ke-27 Kota Depok. Meski perdana dia berharap, tim klub Brimob Kepala Dua tahun depan bisa mengikuti kembali ajang kompetisi sepak bola tahunan tersebut.

“Kami juga mengucapkan selamat ulang tahun ke-27 untuk kota Depok, kami berharap bisa diundang lagi. Kemudian selamat untuk teman-teman yang juara, kami juga sudah maksimal menampilkan permainan pada saat final, sekali lagi terima kasih banyak atas undangan dari Pemkot Depok,” kata AKP Aris.

Meski terkendala komposisi tim pesepak bola seperti fisik menurun dan absennya pemain inti. Kata AKP Aris, pihaknya tetap bersemangat untuk tetap menyelesaikan laga permainan hingga peluit berakhir.

“Karena kita sering main di lapangan rumput kan beda panasnya. Ini mainnya di lapangan sintetis, kakinya pada panas semua, kemudian tidak terbiasa, sehingga mungkin itulah yang mempengaruhi kita, mungkin penampilan-penampilan fisiknya agak menurun,” imbuhnya.

Dengan ajang kompetisi sepak bola ini. Dia melalui pimpinannya berpesan agar Kota Depok yang telah menginjak usianya ke-27 ini bisa menjadi kota yang rukun dan damai masyarakatnya. Sehingga dapat mewujudkan kota yang maju sesuai tagline “Bersama Depok Maju”. (Risky)

Share:
Komentar

Berita Terkini