![]() |
| Kader PPP Kabupaten Bekasj saat Muscab 2026. |
inijabar.com, Kabupaten Bekasi- Muscab PPP Kabupaten Bekasi yang semula berjalan, akhirnya diskor dan dilanjutkan Rabu 29 Aprik 2026 di kantor DPW PPP Bandung.
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jawa Barat mengambil alih sementara proses tersebut Muscab tersebut.
Ketua DPW PPP Jabar Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, penghentian sementara Muscab PPP Kabupaten Bekasi bukan tanpa alasan.
Dia menegaskan bahwa penghentian sementara MUSCAB bukanlah tanda kegagalan, melainkan strategi untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai aturan organisasi.
Uu juga menekankan pentingnya menjaga marwah dan legitimasi hasil MUSCAB di tengah dinamika yang berkembang.
“Ini bukan pengulangan dari awal, melainkan kelanjutan tahapan yang tertunda. Kita ingin memastikan semua berjalan sesuai AD/ART,” ujarnya. Selasa (28/4/2026)
Dia memastikan, proses lanjutan MUSCAB PPP Bekasi akan digelar di Bandung dengan fokus utama menyelesaikan tahapan krusial yang sempat tertunda.
Salah satu sorotan utama adalah penerapan sistem verifikasi ketat terhadap peserta yang memiliki hak suara. Hanya pihak yang memenuhi syarat administratif yang diperkenankan terlibat dalam proses pemilihan.
Langkah ini dinilai penting untuk mencegah potensi peserta ilegal sekaligus menjaga integritas forum. Terlebih, perbedaan pandangan dan dugaan kekurangan administrasi di antara kandidat disebut menjadi pemicu utama dilakukannya verifikasi ulang secara menyeluruh.
Tak hanya itu, titik paling sensitif dalam proses MUSCAB ini berada pada pembentukan formatur. Mekanisme penentuan formatur disebut harus dilakukan secara transparan dan presisi, mengingat perannya yang sangat strategis dalam menentukan kepengurusan hingga figur Ketua DPC terpilih.
Komposisi formatur sendiri akan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Pimpinan Anak Cabang (PAC), Pimpinan Harian (PH) DPC, hingga badan otonom partai, yang kemudian dipadukan dengan representasi dari DPW.
Situasi ini menegaskan bahwa pertarungan politik di tubuh PPP Kabupaten Bekasi belum usai. Justru, fase verifikasi dan pembentukan formatur menjadi arena penentu arah kekuasaan internal partai ke depan.
Dengan tensi yang terus meningkat, apakah langkah DPW PPP Jabar ini akan meredam konflik, atau justru membuka babak baru pertarungan politik di internal PPP Bekasi.(*)



