![]() |
| Ardiwidianto alias Acong terpilih memimpin BM PAN Kota Bekasi 2026-2031 |
inijabar.com, Kota Bekasi- Musyawarah Daerah (Musda) Badan Musyawarah (BM) PAN se-Jawa Barat yang digelar serentak pada 15–16 Mei 2026 di RM Baso Soni Kutawaringin, Kabupaten Bandung, menjadi titik awal konsolidasi baru bagi kader muda PAN di berbagai daerah.
Salah satu hasil penting dari agenda tersebut adalah terpilihnya Ardiwidianto SH sebagai Ketua BM PAN Kota Bekasi periode 2026-2031.
Ardiwidianto yang akrab disapa Acong terpilih bersama jajaran formatur lainnya, yakni sekretaris Fajar Pratama dan bendahara Vicky Pratama.
Kepemimpinan baru ini langsung menegaskan arah gerakan organisasi yang akan lebih fokus menyentuh generasi muda, khususnya kalangan Gen Z di Kota Bekasi.
Menurut Acong, perubahan pendekatan organisasi menjadi hal penting di tengah perubahan sosial dan politik yang semakin cepat. BM PAN Kota Bekasi, kata dia, tidak hanya ingin hadir sebagai organisasi politik formal, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi anak muda dalam isu pendidikan, kesehatan hingga ketenagakerjaan.
“Generasi muda hari ini membutuhkan wadah yang konkret, bukan hanya kegiatan seremonial. Karena itu kami akan fokus menghadirkan program yang dekat dengan kebutuhan Gen Z,” ujarnya, Minggu (17/5/2026).
Fokus Program untuk Anak Muda Bekasi
BM PAN Kota Bekasi di bawah kepemimpinan Acong disebut akan mulai menyusun program berbasis kebutuhan perkotaan. Kota Bekasi sebagai daerah penyangga Jakarta dinilai memiliki tantangan besar mulai dari pengangguran usia muda, akses pelatihan kerja, kesehatan mental remaja hingga pendidikan berbasis digital.
Sejumlah program yang mulai dipetakan di antaranya, pelatihan keterampilan kerja dan digitalisasi UMKM muda, program kesehatan masyarakat berbasis komunitas, pendampingan pendidikan dan beasiswa kader muda, Penguatan ruang kreatif dan kewirausahaan Gen Z, dan konsolidasi sosial melalui kegiatan kepemudaan dan olahraga
Langkah tersebut dinilai penting untuk membangun kedekatan politik dengan generasi muda yang selama ini cenderung kritis terhadap partai politik.
Musda BM PAN Jabar Jadi Ajang Konsolidasi Besar
Musda BM PAN se-Jawa Barat sendiri berlangsung selama dua hari dengan diikuti pengurus dari berbagai kabupaten dan kota. Agenda ini tidak hanya membahas pemilihan kepengurusan baru, tetapi juga memperkuat arah gerakan organisasi menghadapi dinamika politik menuju tahun-tahun strategis mendatang.
Selain konsolidasi internal, forum tersebut juga menjadi ruang membangun sinergi antar daerah agar program organisasi lebih terukur dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
BM PAN Kota Bekasi menjadi salah satu daerah yang langsung menarik perhatian karena menegaskan fokus pada generasi muda perkotaan. Pendekatan tersebut dipandang sejalan dengan perubahan demografi pemilih yang kini didominasi generasi milenial dan Gen Z.
Tantangan Baru Kepemimpinan Acong
Sebagai kota urban dengan populasi besar, Kota Bekasi memiliki karakter masyarakat yang heterogen dan dinamis. Tantangan terbesar bagi kepemimpinan baru BM PAN Kota Bekasi adalah membangun kepercayaan anak muda terhadap organisasi politik melalui program nyata dan berkelanjutan.
Jika strategi tersebut berhasil dijalankan, BM PAN Kota Bekasi berpotensi menjadi salah satu basis penguatan kader muda PAN di Jawa Barat, terutama dalam menghadapi perubahan sosial dan persaingan politik digital yang semakin kuat.(*)



