Soal Pencurian Motor, Pihak RSUD Kota Bekasi Beri Penjelasan Ini

Redaktur author photo
RSUD CAM Kota Bekasi

Inijabar.com, Kota Bekasi - Manajemen RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid (CAM) Kota Bekasi, memberikan klarifikasi resmi terkait insiden pencurian sepeda motor dan barang berharga milik keluarga pasien, yang terjadi pada Selasa (12/5/2026).

Pihak rumah sakit menegaskan telah melakukan langkah-langkah penanganan cepat, dan sedang melakukan evaluasi mendalam terhadap sistem pengamanan internal.

Klarifikasi tersebut muncul, sebagai respons atas keluhan keluarga pasien yang kehilangan kendaraan serta barang pribadi di ruang rawat inap Bougenville. Manajemen menyatakan keprihatinan mendalam dan berkomitmen, untuk mendukung penuh proses hukum yang tengah berjalan di pihak kepolisian.

Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Yuli Swastiawati, menyatakan bahwa pihaknya tidak melakukan pembiaran dan langsung bergerak sejak laporan diterima, serta telah memeriksa rekaman kamera pengawas untuk mengidentifikasi pelaku.

"RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi menyampaikan keprihatinan dan empati atas musibah kehilangan yang dialami keluarga pasien. Sejak menerima laporan, kami telah melakukan langkah-langkah penanganan, antara lain pemeriksaan rekaman CCTV dan berkoordinasi dengan petugas keamanan," ujar Yuli Swastiawati melalui keterangan tertulis, Rabu (13/5/2026).

Ia menambahkan, bahwa manajemen juga aktif mendampingi korban dalam proses pelaporan, serta melakuan evaluasi internal terhadap sistem pengamanan.

"Kami membantu proses pelaporan kepada pihak Kepolisian serta melakukan evaluasi internal terhadap sistem pengamanan rumah sakit," paparnya.

Pihak RSUD juga menanggapi pemberitaan yang menyebutkan kondisi keamanan rumah sakit tidak kondusif. Menurut Yuli, insiden tersebut merupakan kasus spesifik yang sedang diselidiki oleh Polsek Bekasi Selatan, dan tidak mencerminkan kondisi keamanan RSUD secara umum.

"Kami menilai penggunaan frasa tertentu dalam pemberitaan, berpotensi menimbulkan persepsi negatif yang luas terhadap pelayanan dan keamanan rumah sakit. Padahal, kejadian tersebut masih dalam proses penyelidikan dan belum dapat disimpulkan sebagai kondisi umum di lingkungan RSUD," tegas Yuli.

Sebagai bentuk tindak lanjut dari musibah ini, manajemen rumah sakit berjanji akan memperketat pengawasan di seluruh area, termasuk akses keluar-masuk kendaraan guna mencegah celah bagi oknum kejahatan.

"RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi terus berupaya meningkatkan sistem keamanan, termasuk optimalisasi CCTV dan pengetatan pengawasan akses keluar masuk kendaraan serta pengunjung," kata Yuli menutup penjelasannya. (Pandu)

Share:
Komentar

Berita Terkini