![]() |
| Anggota Komisi V DPR RI, H. Sudjatmiko. |
inijabar.com, Kota Bekasi - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bekasi, menyoroti lambatnya proses pembebasan lahan oleh pemerintah daerah, yang menghambat kelanjutan proyek strategis nasional di kawasan Stasiun Bekasi Timur.
Hambatan tersebut terjadi pada proyek pembangunan jembatan layang (flyover) penyeberangan, dari kawasan Bulak Kapal menuju Perumnas 3 yang kini pendanaannya telah diambil alih oleh pemerintah pusat.
Anggota Komisi V DPR RI, H. Sudjatmiko, mengungkapkan bahwa pemerintah pusat sebenarnya sudah mengucurkan dana bantuan presiden senilai kurang lebih Rp 200 miliar, demi mengurai kemacetan di area sabuk transportasi Stasiun Bekasi Timur tersebut.
"Pemerintah pusat sudah siap membantu pendanaan pembangunan flyover. Namun saat ini masih menunggu proses pembebasan lahan dari Pemerintah Kota Bekasi," ujar Sudjatmiko di sela-sela memantau persiapan logistik di Sekretariat DPC PKB Kota Bekasi, Kamis (28/5/2026).
Berdasarkan data yang dikantonginya, setidaknya ada sekitar 94 bidang rumah warga yang masuk dalam peta pembebasan lahan. Sudjatmiko mendesak Pemerintah Kota Bekasi, untuk bergerak cepat menyelesaikan ganti rugi agar realisasi fisik pembangunan infrastruktur vital ini, tidak mengalami keterlambatan yang makin berlarut-larut.
Selain masalah flyover, Sudjatmiko juga mendorong percepatan konsep Transit Oriented Development (TOD) di kawasan stasiun, termasuk rencana pembangunan stasiun baru di sisi barat kolong flyover Summarecon, guna memecah kepadatan penumpang agar tidak lagi menumpuk di area Bulan-Bulan.
"Rencana penataan juga mencakup pembangunan gedung parkir mobil bertingkat demi menampung angkutan kota (angkot) trayek 09, 15, dan 19B, serta ojek online yang kerap memicu kemacetan di sekitar stasiun," ungkap Sudjatmiko.
Pernyataan terkait evaluasi infrastruktur publik ini disampaikan Sudjatmiko, di tengah agenda persiapan pemotongan hewan kurban yang berlokasi di Kantor DPC PKB Kota Bekasi.
Ia menjelaskan, penyembelihan hewan kurban tahunan ini sengaja dipusatkan di kantor partai dan Sekretariat Sudjatmiko Center, demi efektivitas distribusi bantuan.
Masing-masing titik lokasi menyembelih dua ekor sapi untuk dibagikan kepada kader dan masyarakat sekitar.
“Tujuan kegiatan ini pertama tentunya menjalankan kewajiban sebagai umat Muslim dalam merayakan Idul Adha. Kedua, melibatkan para kader partai dalam proses pendistribusian hewan kurban kepada masyarakat,” pungkas Sudjatmiko. (Pandu)



