Korban Marwah Wedding Organizer Lebih Dari Satu, Polres Jaktim Buka Posko Pengaduan

Redaktur author photo
Aldy dan Feny pasangan pengantin yang menjadi korban Marwah Catering sebuah Wedding Organizer Akhirnya melaporkan ke Polres Jakarta Tinur

inijabar.com, Jakarta- Kasus dugaan penipuan wedding organizer bikin geger yang dilakukan Marwah Catering Service menjadi sorotan setelah sejumlah calon pengantin mengaku mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah akibat resepsi yang gagal digelar.

Paket wedding all in dengan harga miring diduga menjadi umpan utama pelaku untuk menarik calon korban. Polisi menyebut paket pernikahan yang ditawarkan berkisar Rp50 juta hingga Rp80 juta, jauh lebih murah dibanding harga pasar jasa wedding organizer lengkap.

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo mengatakan, promosi dilakukan secara aktif melalui media sosial sehingga membuat banyak calon pengantin tertarik dan tidak menaruh kecurigaan.

“Pelaku memposting kegiatan wedding dan mengiklankan jasa catering di media sosial. Korban tertarik karena harga yang ditawarkan murah, berkisar Rp50 juta sampai Rp80 juta,” ujarnya.

Kasus ini mencuat setelah pasangan Aldi dan Feny viral di media sosial karena resepsi pernikahan mereka di Islamic Center Kota Bekasi disebut gagal total meski sudah membayar Rp85,5 juta kepada pihak WO tersebut.

Ironisnya, saat hari acara tiba, dekorasi, katering, hiburan, fotografer hingga videografer disebut tidak datang ke lokasi. Momen yang seharusnya menjadi hari bahagia berubah menjadi kepanikan dan kekecewaan besar bagi keluarga pengantin.

Tak hanya satu korban, polisi mengungkap sudah ada lebih dari tiga orang yang melapor ke penyidik dengan pola kejadian serupa. Dugaan sementara, pelaku menggunakan strategi harga murah untuk memancing calon pengantin agar segera melakukan pembayaran.

Kini Polres Metro Jakarta Timur membuka posko pengaduan bagi korban lain yang merasa dirugikan. Sementara itu, pemilik Marwah Catering berinisial RM (34) dikabarkan sudah tidak berada di kantor maupun kediamannya.

Kantor wedding organizer tersebut juga disebut telah tutup mendadak usai kasus viral di media sosial.

Modus WO Murah yang Harus Diwaspadai

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat, khususnya calon pengantin, agar tidak mudah tergiur paket wedding murah tanpa melakukan pengecekan mendalam.

Beberapa hal penting yang wajib diperiksa sebelum memilih WO antara lain:

1. Legalitas usaha dan alamat kantor jelas

2. Review asli dari pelanggan sebelumnya

3. Rekam jejak media sosial yang konsisten

4. Kontrak kerja detail dan transparan

5. Sistem pembayaran bertahap sesuai progres kerja

Maraknya promosi jasa wedding murah di media sosial memang memudahkan calon pengantin mencari vendor. Namun di sisi lain, celah ini juga dimanfaatkan oknum untuk menjalankan dugaan penipuan berkedok paket pernikahan all in.(*)

Share:
Komentar

Berita Terkini