![]() |
| Suasana Musorkot VI KONI Kita Banjar |
inijabar.com, Banjar – Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) VI Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Banjar yang digelar di Aula Pajajaran, Sabtu (29/8/2026), berlangsung panas dan diwarnai aksi walk out sejumlah peserta, termasuk dua pimpinan sidang pleno.
Meski demikian, persidangan tetap dilanjutkan hingga menetapkan Soedrajat sebagai Ketua KONI Kota Banjar periode 2026.
Sejak awal, proses Musorkot sudah diwarnai dinamika. Dari delapan orang yang mengambil formulir pendaftaran calon ketua, hanya dua bakal calon yang mengembalikan berkas pencalonan.
Panitia pelaksana, Yani, menjelaskan bahwa tahapan persidangan tetap berjalan sesuai mekanisme organisasi.
"Pimpinan sidang sementara bertugas mengantarkan hingga pimpinan sidang tetap ditetapkan. Dari total 25 cabor yang hadir, 24 cabor memiliki hak suara dan hak pilih, sementara satu cabor, yaitu tinju, berstatus sebagai peninjau," ujar Yani di sela-sela kegiatan.
Pembahasan LPJ Memanas, Pimpinan Sidang Ikut Walk Out
Suasana mulai memanas saat forum memasuki agenda pembahasan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ). Sejumlah ketua cabang olahraga melontarkan interupsi keras terhadap jalannya persidangan.
Puncaknya, dua pimpinan sidang pleno, Tono Tarsono dan Anggi, memilih meninggalkan ruang sidang bersama sejumlah peserta yang melakukan aksi walk out.
Di antara cabang olahraga yang memilih keluar dari forum tercatat Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).
Salah satu keberatan yang disampaikan peserta adalah tahapan Musorkot yang dinilai tidak dilaksanakan secara utuh.
Tahapan Musorkot ini dinilai harusnya melalui Rakorda, tapi penyelenggaraan Rakorda tidak ada sama sekali.
Forum Tetap Berjalan, Soedrajat Terpilih
Meski ditinggalkan sejumlah peserta dan pimpinan sidang, persidangan tetap dilanjutkan oleh peserta yang bertahan hingga menghasilkan keputusan pemilihan Ketua KONI Kota Banjar.
Soedrajat akhirnya ditetapkan sebagai Ketua KONI Kota Banjar yang baru.
Menanggapi aksi walk out tersebut, Soedrajat menganggapnya sebagai dinamika yang biasa terjadi dalam organisasi.
![]() |
| Ketua KONI Kota Banjar terpilih Soedrajat |
"Saya pikir ini bagus untuk tumbuh dan berkembangnya organisasi, selama berada dalam koridor substansial dan membangun. Soal yang walk out, forum tetap jalan terus karena mekanisme dipenuhi. Dari peserta yang ada, kita panggil dan jalankan sesuai aturan," ujar Soedrajat.
Ia menegaskan akan fokus membenahi tata kelola organisasi pada masa kepemimpinannya.
"Saya juga ingin memperbaiki sistem kinerja organisasi supaya ke depannya lebih baik," katanya.
Musorkot VI KONI Kota Banjar pun berakhir dengan terpilihnya kepengurusan baru, meski prosesnya diwarnai perbedaan pendapat dan aksi walk out dari sejumlah peserta.
Perbedaan pandangan mengenai mekanisme penyelenggaraan Musorkot menjadi catatan yang kemungkinan akan menjadi bahan evaluasi organisasi ke depan.(*)




