Ciamis Deklarasi Desa Siaga TB, 158 Kasus Tuberkulosis Terungkap

Redaktur author photo
Kegiatan Deklarasi Siaga TB di Pemkab Ciamis

inijabar.com, Ciamis – Pemerintah Kabupaten Ciamis memperkuat upaya pemberantasan tuberkulosis (TB) dengan mendeklarasikan Desa dan Kelurahan Siaga Tuberkulosis di Aula Setda Ciamis, Senin (21/9/2026) malam. 

Program ini menjadi bagian dari Monitoring Tracking Tuberculosis (TB) yang terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, jajaran Forkopimda, Kepala Dinas Kesehatan Ciamis Rizaldi Sofyan, para camat, kepala desa, lurah, kepala puskesmas, kader kesehatan, serta berbagai pemangku kepentingan.

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menegaskan tuberkulosis masih menjadi tantangan serius di daerahnya sehingga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

"Tuberkulosis masih menjadi tantangan utama di Kabupaten Ciamis," ujar Herdiat.

Ia mengungkapkan, hasil pelaksanaan tracking TB yang terintegrasi dengan CKG pada Juni-September 2026 menunjukkan sekitar 18 ribu warga mengikuti pemeriksaan dan 16.796 orang telah tercatat dalam Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB).

Dari penelusuran 1.321 kontak erat, sebanyak 486 orang menjalani skrining X-ray, 400 orang masuk kategori terduga TB, dan 324 orang menjalani pemeriksaan diagnostik. Hasilnya ditemukan 21 kasus TB serta 31 orang mulai mendapatkan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT).

Sementara itu, pada kelompok populasi rentan dilakukan skrining terhadap 15.798 orang. Sebanyak 11.517 orang menjalani pemeriksaan X-ray, menghasilkan 4.470 terduga TB, 2.721 pemeriksaan laboratorium, dan ditemukan 137 kasus TB serta 12 penerima TPT.

Secara keseluruhan, dari dua kelompok pemeriksaan tersebut ditemukan 158 kasus tuberkulosis yang kini masuk dalam penanganan pemerintah.

CKG Ciamis Masuk Lima Besar Jawa Barat

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis Rizaldi Sofyan mengatakan capaian Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Ciamis telah mencapai 501.900 orang atau 39,39 persen dari total penduduk sebanyak 1.274.058 jiwa.

Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Ciamis sebagai salah satu lima daerah dengan capaian CKG terbaik di Jawa Barat.

Beberapa wilayah dengan capaian tertinggi di antaranya Kecamatan Cijeungjing, Jatinagara, Rajadesa, Panawangan, dan Panjalu.

Wamenkes: Pencegahan Jadi Kunci Eliminasi TB

Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus menilai tantangan terbesar dalam pengendalian TB saat ini adalah pencegahan penularan.

Menurutnya, pasien TB harus diobati hingga sembuh, namun orang yang tinggal serumah maupun memiliki kontak erat juga wajib diperiksa agar rantai penularan dapat diputus lebih cepat.

"Masalah kita adalah pencegahan. Orang serumah harus diperiksa," tegas Benjamin.

Ia menyebut pemerintah telah mengintegrasikan CKG dengan pemeriksaan X-ray bagi kontak erat dan memperkuat dukungan alat diagnostik di berbagai daerah.

Kemendagri Minta Semua Unsur Terlibat

Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menegaskan penanganan TB bukan hanya tugas Dinas Kesehatan, melainkan membutuhkan kolaborasi pemerintah desa, kecamatan, puskesmas, kader kesehatan hingga Forkopimda.

Ia mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Ciamis yang melibatkan seluruh unsur masyarakat melalui deklarasi Desa dan Kelurahan Siaga Tuberkulosis.

"Penanganan kesehatan ini tidak hanya Dinas Kesehatan," katanya.

Delapan Komitmen Desa Siaga Tuberkulosis

Deklarasi Desa dan Kelurahan Siaga Tuberkulosis memuat delapan komitmen, di antaranya memperkuat penemuan kasus aktif, investigasi kontak, pengobatan sesuai standar, pemberian terapi pencegahan, edukasi masyarakat, penghapusan stigma terhadap pasien TB, hingga memperkuat koordinasi lintas sektor.

Melalui gerakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap upaya pencegahan dan penanggulangan TB tidak hanya dilakukan di fasilitas kesehatan, tetapi juga bergerak hingga tingkat desa, keluarga, dan lingkungan masyarakat sebagai bagian dari target eliminasi tuberkulosis nasional.(edo)

Share:
Komentar

Berita Terkini