Mirip Pilkada, Pengundian Nomor Urut Pilkades Wanajaya Meriah

Redaktur author photo
Pengambilan nomor urut calon Kepala Desa Wana Jaya Cibitung Kabupaten Bekasi dihadiri ribuan massa dari masing-masing kandidat

inijabar.com, Kabupaten Bekasi - Gelaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bekasi, memasuki tahap krusial. Ribuan warga dan pendukung turun ke jalan untuk mengawal prosesi pengundian nomor urut calon kepala desa, termasuk di Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.

Meskipun lautan massa antusias mendampingi para kandidat, suasana penetapan calon dan nomor urut di Desa Wanajaya berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa ada gesekan sedikit pun.

Ketua Panitia Pilkades Wanajaya, Sarino, menyatakan bahwa tahapan pengundian nomor urut telah berjalan lancar sesuai jadwal yang ditetapkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) melalui instruksi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi.

"Hasil pengundian menetapkan Nurdin Khalid Barok mendapat nomor urut 1, sedangkan Iyus Sudrajat memperoleh nomor urut 2," ujar Sarino saat diwawancarai usai kegiatan penetapan calon.

Untuk meminimalisasi potensi konflik antar-massa pendukung yang turun ke jalan, panitia bersama kedua tim pemenangan telah mengaitkan kesepakatan rute perjalanan menuju lokasi pengundian di lapangan desa.

"Karena hanya ada dua calon, kami mengatur jadwal dan rute keberangkatan agar kedua rombongan tidak saling bertemu di jalan. Tim dari Pak Haji Iyus berangkat terlebih dahulu dan menempati area selatan lapangan. Setelah mereka tiba, baru tim Pak Nurdin berangkat dan menempati wilayah utara," jelas Sarino.

Skema ini terbukti efektif menekan potensi provokasi. Seluruh proses pengundian hingga penyampaian komitmen damai, berjalan aman, tanpa ada pergesekan fisik maupun intimidasi.

Mengenai hak pilih, Sarino membeberkan adanya lonjakan pemilih baru di Desa Wanajaya yang mencapai hampir 2.000 jiwa. Berdasarkan pembaruan data, Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) kini menyentuh angka 37.487 orang yang tersebar di 75 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Data pemilih tersebut dijadwalkan bakal ditetapkan secara resmi, menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada 14 mendatang, bertepatan dengan mulainya masa kampanye.

"Masa kampanye dijadwalkan berlangsung pada 14, 15, dan 16. Kami mengimbau para calon menyerahkan jadwal kampanye ke panitia agar memudahkan pemantauan di lapangan," kata Sarino.

Sementara itu, calon pertahana (incumbent) Nurdin, dipastikan telah melepaskan jabatannya sementara. Panitia telah menerima surat izin cuti resmi dari pihak kecamatan, yang berlaku mulai hari penetapan hingga 21 mendatang.

Menghadapi persaingan dua kandidat yang sama-sama kuat, panitia Pilkades Wanajaya menegaskan komitmennya untuk mengawal pesta demokrasi yang bersih. Sarino mengimbau warga, serta seluruh tim sukses agar tidak menciderai pemilu dengan praktik politik uang maupun aksi perundungan (bullying) di media sosial.

"Politik uang itu mengotori dan mencederai proses demokrasi. Kalau dari awal menggunakan uang, nantinya ada potensi calon terpilih berpikir mengembalikan modal yang keluar. Kami ingin melahirkan pemimpin yang bersih," tegas Sarino.

Panitia juga telah menggandeng jajaran BPD serta unsur Muspika termasuk Camat, Kapolsek, dan Danramil, untuk memperketat pengawasan selama tahapan kampanye, hingga pencoblosan demi memastikan keamanan Desa Wanajaya tetap terjaga. (Pandu)

Share:
Komentar

Berita Terkini