Rp42 Miliar Digelontorkan, Jalan Banjarwangi-Singajaya Garut Akhirnya Diperbaiki

Redaktur author photo
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut, Dr. Agus Ismail

inijabar.com, Garut – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut memastikan perbaikan ruas Jalan Banjarwangi–Singajaya, tepatnya di kawasan Pemagatan hingga Peundeuy, segera direalisasikan. Untuk mendukung proyek tersebut, Pemkab Garut mengalokasikan anggaran sebesar Rp42 miliar melalui skema Instruksi Jalan Daerah (IJD).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut, Dr. Agus Ismail,  mengatakan pemerintah telah menyiapkan sejumlah skema pendanaan agar penanganan jalan dapat segera dilaksanakan.

"Kita sudah jelaskan skema-skema penanganannya. Penanganan akan dilaksanakan baik melalui pendanaan Instruksi Jalan Daerah (IJD) maupun dari APBD Perubahan Kabupaten Garut," ujar Agus Ismail, yang akrab disapa Agis, Sabtu (19/9/2026).

Menurut Agis, untuk skema IJD telah dialokasikan anggaran sebesar Rp42 miliar. Saat ini proses lelang pekerjaan sedang berlangsung dan ditargetkan selesai pada akhir September 2026.

Sementara itu, dukungan anggaran melalui APBD Perubahan Kabupaten Garut masih menunggu proses penetapan yang dijadwalkan pada 26 September 2026, sebelum dilanjutkan dengan evaluasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Melalui sambungan telepon, Agis menjelaskan pekerjaan fisik di lapangan direncanakan dimulai pada Oktober 2026 dan berlangsung selama tiga bulan hingga Desember 2026.

Perbaikan jalan akan menggunakan material hotmix dengan target seluruh pekerjaan fisik selesai sebelum akhir tahun sehingga masyarakat dapat segera menikmati akses jalan yang lebih baik.

"Kami berharap seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat," katanya.

Agis juga menyambut baik keterlibatan BARA BSP maupun masyarakat dalam mengawasi pelaksanaan proyek di lapangan. Menurutnya, fungsi kontrol sosial sangat penting untuk memastikan pekerjaan infrastruktur berjalan sesuai spesifikasi dan menghasilkan kualitas yang baik.

"Dengan adanya pengawasan dari masyarakat, kami berharap kualitas pekerjaan dapat terjaga dan pembangunan berjalan optimal," pungkasnya.(yoes)

Share:
Komentar

Berita Terkini