Walikota Bandung Tanggapi Keluhan Wakil Soal Tak Lagi Dilibatkan

Redaktur author photo
Walikota Bandung Muhammad Farhan

inijabar.com, Kota Bandung – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan akhirnya angkat bicara terkait keluhan Wakil Wali Kota Bandung Erwin yang mengaku tidak lagi dilibatkan dalam berbagai urusan pemerintahan maupun kegiatan kedinasan.

Farhan menegaskan, minimnya pelibatan Erwin bukan karena persoalan pribadi atau politik. Menurutnya, Pemerintah Kota Bandung saat ini sedang fokus mengejar penyelesaian seluruh program yang telah masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026.

Ia menjelaskan, waktu yang tersisa hingga akhir tahun semakin sempit sehingga seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diminta berkonsentrasi menyelesaikan pekerjaan sesuai target.

"Seluruh pekerjaan itu paling lambat harus rampung pada Desember 2026. Jadi saya minta dinas fokus-fokus saja dulu. Jangan terpecah fokusnya untuk masalah yang sifatnya politis. Biar dinas masuk ke teknokratis dulu," ujar Farhan.

Farhan juga mengungkapkan kondisi anggaran Pemkot Bandung yang masih mengalami defisit menjadi alasan penting untuk meningkatkan efisiensi dalam pelaksanaan program.

"Anggaran kita masih defisit. Artinya kan mesti ada efisiensi yang lebih tinggi. Nah, kita fokus ke sana saja," katanya.

Terkait pembagian tugas dengan Wakil Wali Kota Erwin, Farhan menegaskan seluruh kewenangan telah diatur sesuai ketentuan perundang-undangan.

Menurutnya, tugas utama wakil wali kota adalah menggantikan wali kota apabila berhalangan menjalankan tugas.

"Kalau pembagian tugas sesuai dengan aturan, clear," tegas Farhan.

Sementara itu, mengenai keluhan Erwin yang menyebut istrinya tidak menerima undangan dalam Sidang Paripurna Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-216, Farhan mengaku tidak mengetahui persoalan tersebut.

Ia meminta agar hal itu dikonfirmasi langsung kepada bagian protokol Pemerintah Kota Bandung.

"Kalau itu tanyakan ke Pak Protokol. Yang saya tahu semuanya diundang," ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Bandung Erwin menyatakan dirinya sudah tidak lagi dilibatkan dalam berbagai agenda pemerintahan maupun kegiatan kedinasan. Pernyataan tersebut memunculkan perhatian publik dan memicu spekulasi mengenai hubungan pimpinan di lingkungan Pemerintah Kota Bandung.(novi)

Share:
Komentar

Berita Terkini