![]() |
| Foto siswa yang diduga jadi korban bullying |
inijabar.com, Kota Bekasi - Dugaan aksi perundungan (bullying) kembali berhembus di lingkungan pendidikan berasrama di Kota Bekasi. Seorang siswa berinisial KAAZ (12), murid Alexandria Boarding Islamic School Bekasi, diduga menjadi korban kekerasan fisik yang dilakukan oleh teman sekelasnya, hingga mengalami pecah pembuluh darah pada bagian mata.
Kasus dugaan penganiayaan ini mencuat, setelah ibu korban melalui akun TikTok @nyonyapelautstory (kendedes.plg), mengunggah kronologi insiden tersebut secara terbuka.
Dalam ceritanya, sang ibu menyebutkan bahwa korban mulai masuk asrama pada Senin (30/8/2026). Namun, kecurigaan orang tua timbul saat kunjungan rutin, di mana ditemukan luka lebam membiru di tubuh anak yang semula bersih.
"Tiap saya kunjungan, tangan selalu lebam biru-biru. Ketika ditanya, jawabannya kejepit pintu atau lemari. Pihak asrama saat ditanya beralasan ada keributan antar-anak," ungkap ibu korban dalam postingan media sosialnya.
Kondisi tersebut diduga terus berulang hingga puncaknya pada Kamis (17/9/2026). Korban disinyalir mengalami penganiayaan hingga matanya memerah, tangan lebam, dada sakit, dan kepala benjol.
Hasil rontgen medis dari RS Mata JEC Kedoya Jakarta Barat pada Senin (21/9/2026), mengonfirmasi adanya pecah pembuluh darah pada area mata korban.
Sebelumnya, mediasi sempat digelar di sekolah dengan melibatkan orang tua murid terduga pelaku dan pihak asrama. Namun, pertemuan tersebut tidak membuahkan kesepakatan, karena pihak asrama dinilai memberikan jawaban berbelit-belit dan adanya penolakan anggapan bersalah dari keluarga terduga pelaku.
Lantaran merasa tidak mendapat pertanggungjawaban yang jelas, orang tua korban resmi melaporkan kasus tersebut ke Polres Metro Bekasi Kota. Laporan polisi tersebut tercatat dengan nomor LP/B/3433/IX/2026/Restro Bks Kota/Polda Metro Jaya tertanggal 21 September 2026.
Hingga berita ini diturunkan, seluruh kronologi yang diunggah masih berupa klaim dan dugaan dari pihak pelapor. Redaksi masih menunggu manajemen Alexandria Boarding Islamic School Bekasi, untuk mendapatkan klarifikasi serta tanggapan resmi terkait insiden tersebut. (Pandu)



