INIJABAR.COM- Setelah menempuh perjalanan cukup melelahkan, Masdi yang melakukan jalan kaki dari Indramayu, akhirnya tiba di gedung KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Selasa (7/8/2018).
Namun rasa lelah pria ini bertambah berat dengan kekecewaan. Pasalnya, lelaki berusia 50 tahun ini siang tiba di KPK pukul 13.25 wib, mendapatkan jawaban yang tidak sesuai harapanya.
"Tujuan kedatangan saya untuk menanyai kejelasan kasus dugaan gratifikasi yang melibatkan Bupati Indramayu, Anna Sophanah yang ditangani KPK. Katanya memang ada aturan dari pihak komite penyidik, bahwa tidak bisa memberikan selain pelapor atau pengadu,” ujar Masdi, di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (7/8/2018).
Menurut dia, dalam kasus ini, Bupati Indramayu, Anna Sophanah diduga telah menerima gratifikasi berupa sebuah mobil Pajero Sport bernomor Poisi E 104 ANA dari mantan Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rohadi. Pemberian mobil Pajero Sport itu terkait perizinan pendirian Rumah Sakit Reysa yang didirikan oleh Rohadi.
Setelah dari Gedung KPK, Masdi berencana melanjutkan perjalanannya ke Istana Negara. Namun, kesehatan Masdi sudah tidak memungkinkan lagi lantaran sakit.
“Kebetulan kemarin juga dalam perjalanan, pas hari ke tiga saya sedikit masuk okname di Rumah Sakit Karawang. Jadi kondisi saya masih belum memungkinkan,” katanya.
Dalam pertemuan dengan Humas KPK, Masdi hanya diminta menunggu hasil dari keterangan yang ia buat hari ini, maksimal selama 30 hari kedepan untuk mendapatkan jawaban tertulisnya. Hal ini pun akan ia bahas bersama beberapa elemen masyarakat yang ada di Indramayu.
“Karena kami sebagai masyarakat Indramayu merasa ada ketidakadilan dengan proses yang sangat panjang seperti ini,” pungkasnya.
Pihak KPK, kata Masdi, juga menyarankan untuk menunggu hasil dari keterangan yang ia buat hari ini, maksimal selama 30 hari kedepan untuk mendapatkan jawaban tertulisnya. Hal ini pun akan ia bahas bersama beberapa elemen masyarakat yang ada di Indramayu.
“Karena kami sebagai masyarakat Indramayu merasa ada ketidak adilan dengan proses yang sangat panjang seperti ini,” pungkasnya.




