4 Pemdes di Indramayu Patungan Bangun Gorong-gorong Yang Roboh inijabar.com
|
Menu Close Menu

4 Pemdes di Indramayu Patungan Bangun Gorong-gorong Yang Roboh

Kamis, 16 Januari 2020 | 14.40 WIB

inijabar.com,Indramayu- Menilai respon ke empat pemerintah desa (Pemdes) Sliyeg Kidul, Sliyeg Lor, Gadingan, dan Mekargading, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu. Akhirnya memutuskan untuk patungan dalam membangun gorong-gorong saluran air Pandak yang berlokasi di jalan Raya PU Gadingan Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu.

Gorong-gorong yang ambruk akibat belum ada bantuan atau perbaikan dari pemerintah. Puluhan warga dari empat desa bergotong royong membangun gorong-gorong penghubung dari dua desa tersebut.

Ada yang patungan membeli pasir, ada juga yang patungan membeli semen,besi,dan batu, Pembangunannya dilakukan secara dibongkar semua dan diperbaharui dengan cor plat beton baru.

Menurut Saepudin Zuhri (40) salah satu warga Raksa Bumi Desa Sliyeg mengungkapkan, pihaknya sudah melaporkan ambrolnya gorong-gorong ke pihak Pemerintah Daerah.

"Namun belum ada jawaban pasti, sehingga dari empat Kepala desa yang ada di Kecamatan Sliyeg memutuskan untuk membangun gorong-gorong DR 11 saluran air pandak Panjang 5 M ,Lebar 1,5 M.dengan anggaran hasil dari patungan Ke Empat Kepala Desa,” ucapnya pada Inijabar.com. Kamis (16/1/2020).

Raksa Bumi Winda, menerangkan ini adalah pembangunan proyek gorong-gorong Dr 11 Pandak yang bersumber dari dana Patungan empat kepala desa yaitu, Desa sliyeg kidul, Sliyeg Lor, Gadingan, dan Mekar Gading, dengan anggaran kurang lebih sebesar Rp 40 juta.

Sementara dari empat Pemdes tersebut ada yang memberi besi,batu,pasir,semen,serta pembayaran untuk orang pekerja.

"Karena pembangunan gorong-gorong adalah awal dari perbaikan akses antar desa,""ungkapnya.

Selain itu Winda menambahkan, sebelum dibangun terlebih dahulu antar Pemdes melakukan musyawarah disepakati langsung penyususnan Rencana Kerja agar dapat menempu proses pembangun.tuturnya

Harapannya setelah selesai dikerjakan yang menggunakan anggaran dari hasil Patungan, Warga masyarakat dapat memanfaakan.

"Dan juga  dapat memelihara agar bertahan cukup lama serta dapat digunakan untuk mensejahterakan masyarakat, guna meningkatan perekonomin rakyat."pungkasnya (Sai)
Bagikan:

Komentar