|
Menu Close Menu

Pemkab Subang Stok Anggaran Rp5 Miliar Jika Ada Bencana

Sabtu, 04 Januari 2020 | 07.19 WIB

inijabar.com, Subang- Pemkab Subang menganggarkan Dana Tak Terduga sebesar Rp.5 Milyar yang akan digunakan jika terjadi bencana di Kabupaten Subang seperti banjir dan longsor. Hal tersebut dibahas dalam rapat kordinasi BPBD Subang dengan seluruh jajaran Camat, Kapolsek, Danramil dan seluruh kepala desa se wilayah Pantura Subang yang dilaksanakan di Aula Kecamatan Pamanukan, Jumat siang (3/1/2020).

Kepala BPBD Subang, H. Hidayat mengharapkan agar seluruh jajaran terkait senantiasa siap siaga dalam menghadapi kemungkinan terjadi bencana khususnya bencana banjir yang kerap terjadi diwilayah Pantura Subang.

“Dalam menghadapi bencana tersebut, pemerintah kecamatan dan desa diharapkan mampu melakukan antisipasi sehingga masyarakat dapat memahami pentingnya pengurangan risiko bencana”ujar H.Hidayat 

Masyarakat juga, kata dia, diminta untuk memiliki kemampuan guba menghindari bahaya.

"Artinya ketika mereka mengetahui bahwa lingkungannya merupakan wilayah yang berisiko bencana, maka mereka harus memiliki rencana untuk menghindar ketika terjadi bencana. Masyarakat juga harus mampu beradaptasi dan mampu menyesuaikan diri dari segala macam ancaman yang berada dilingkungannya,"harapnya.

Tujuannya, sambung dia, tetap pada pengurangan risiko bencana dan menjadikan masyarakat yang tangguh mengahadapi bencana.

“Pemangku kepentingan yang berada di daerah sebisa mungkin untuk dapat menumbuhkan masyarakat yang tangguh menghadapi bencana. Sehingga pengurangan risiko bencana akan dapat ditekan hingga zero accident,”ucapnya.

Sementara untuk kesiapan penanggulangan bencana, BPBD Subang telah menyiapkan Posko Penanggulangan bencana, khususnya untuk pengungsian dan posko kesehatan, selain itu peralatan penanggulangan juga sudah kita siapkan, begitu juga dengan logistik dan personil.

“Kita siap action, bila bencana melanda Subang di musim penghujan ini.Segalanya sudah kita siapkan untuk antisipasi kemungkinan terjadi bencana di Kabupaten Subang, khususnya bencana banjir dan longsor dimusim penghujan ini,”tegasnya. 

Namun demikian, Hidayat berharap, mudah-mudahan di Subang tidak terjadi bencana di musim penghujan ini.

“Kita sudah antisipasi jauh-jauh hari diantaranya dengan melakukan normalisasi sungai guna meminimalisir terjadinya banjir akibat luapan air sungai,” pungkasnya.(*)
Bagikan:

Komentar

<---PASNG IKLAN--->
<---PASANG IKLAN--->