WJES Upaya Nyata Dalam Memajukan Perekonomian Jawa Barat inijabar.com
|
Menu Close Menu

WJES Upaya Nyata Dalam Memajukan Perekonomian Jawa Barat

Sabtu, 03 Oktober 2020 | 16.45 WIB

inijabar.com, Kota Cirebon- Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon menyelenggarakan Sosialisasi West Java Economic Society (WJES). Kegiatan ini diinisiasi oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat bersama dengan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Bandung – Koordinator Jawa Barat dan pelaksanaan kegiatan ini didukung oleh BI Cirebon dan BI Tasikmalaya, serta seluruh cabang ISEI di Jawa Barat pada Jumat (2/10/2020).


Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Herawanto  menyampaikan, tujuan penyelenggaraan sosialiasi ini selain untuk meningkatkan pemahaman akan pentingnya peran forum WJES terhadap perekonomian di Jawa Barat, juga guna meningkatkan partisipasi dan tentunya kontribusi nyata untuk bersama-sama memajukan perekonomian di Jawa Barat.


 "Terlebih di saat terjadinya wabah pandemi saat ini," ujar Herawanto dalam sambutannya.


Herawanto juga memaparkan, pandemi Covid-19 telah menekan perekonomian Indonesia, termasuk Jawa Barat yang pada triwulan II 2020 terjadi kontraksi sebesar -5,98% (yoy). 


Oleh karena itu pemulihan ekonomi menjadi agenda penting dan perlu mendapatkan dukungan sinergitas dari berbagai pihak, sehingga kondisi ekonomi dapat terus membaik dengan diiringi risiko kesehatan yang terkawal baik,Secercah harapan telah mulai muncul pada triwulan III 2020 dan diharapkan dapat terus terjaga momentum perbaikan yang sudah terjadi. 


Khususnya di Jawa Barat, berbagai indikator ekonomi menunjukkan perkembangan positif, seperti tingkat keyakinan masyarakat (konsumen) terhadap perbaikan kondisi ekonomi. 


"Aktivitas ekonomi yang mulai meningkat tersebut, tentu tetap perlu diikuti dengan penerapan protokol kesehatan yang disiplin, namun harus selalu diiringi optimisme dan sikap positif dalam mengoptimalkan berbagai peluang pemulihan ekonomi," katanya.


Herawanto menambahkan, hal ini tentunya memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk segenap civitas akademika perguruan tinggi.


Sementara, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, Bakti Artanta dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemerintah daerah, akademisi, asosiasi, dan masyarakat umum juga dapat mengambil peran aktif dalam mencapai tujuan pengembangan ekonomi Jawa Barat. 


WJES dapat menjadi wadah bersama untuk dapat berkontribusi melalui penelitian, kajian, dan berbagai pendalaman isu ekonomi di daerah yang pada akhirnya dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang dapat disampaikan kepada pemerintah dan pihak terkait untuk kemudian diimplementasikan dalam upaya menyelesaikan permasalahan ekonomi di daerah.


Dengan dilaksanakannya sosialisasi WJES kepada stakeholders termasuk civitas akademica di semua wilayah Jawa Barat, tidak terkecuali wilayah Ciayumajakuning dapat meningkatkan sinergi, peran serta dan partisipasi dalam mensukseskan forum WJES ini sebagai upaya nyata bersama dalam memajukan perekonomian di Jawa Barat.


Sebagai informasi, rangkaian event perdana WJES 2020 dimulai pada 30 September 2020 dengan kegiatan workshop dan seminar, dan puncak acara pada tanggal 24-25 November 2020 yakni The 1st International Conference on Regional Economic and Development, yang akan menampilkan karya ilmiah terbaik dan diharapkan dapat menjadi masukan berharga untuk memajukan perekonomian daerah, khususnya Jawa Barat, yang diharapkan dapat diaplikasi-replikasikan di regional lainnya.


Sebagai tanda dimulainya rangkaian event WJES 2020 pada hari Rabu, 23 September 2020 Bakti menjelaskan,Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat bersama ISEI Bandung menyelenggarakan webinar sekaligus kick-off WJES 2020 secara virtual. Acara dengan tema “Sustaining Regional Economic after COVID-19 Pandemic” ini dihadiri oleh Dody Budi Waluyo (Deputi Gubernur Bank Indonesia) sebagai keynote speaker, dengan narasumber tokoh nasional Bambang P. S. Brodjonegoro (Menteri Riset dan Teknologi) dan ekonom berkaliber internasional Iwan Jaya Azis, PhD (guru besar ekonomi di Cornell University, Amerika Serikat).


"Marilah dengan optimisme, kerja keras, sinergi yang baik diiringi doa kepada Yang Kuasa, kita bersama-sama terus mengendalikan virus COVID-19 dan tetap menumbuhkan perekonomian masyarakat. “Kill the virus, but not the economy. Control the pandemic, but not to stop the economy,” pungkas Bakti. (AL)

Bagikan:

Komentar