Kepala Bapenda Klaim PAD Kota Bekasi 2025 Naik 31,32 Persen, Soroti WP Nakal

Redaktur author photo
Kepala Bapenda Solikhin

inijabar.com, Kota Bekasi - Masih adanya pelaku usaha yang belum patuh menyetorkan kewajiban pajak, menjadi catatan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi, meski capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada 2025 menunjukkan peningkatan signifikan.

Kepala Bapenda Kota Bekasi, M. Solikhin, mencatat realisasi PAD mencapai 85,64 persen, melonjak dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 79,75 persen, setara dengan tambahan pendapatan sekitar Rp 834 miliar secara tahunan (year on year).

"Jika dibandingkan 2024, capaian PAD 2025 naik sekitar 31,32 persen. Tahun lalu realisasinya hanya 79,75 persen," ujar Solikhin, saat ditemui awak media di kantornya, Senin (5/1/2026).

Pria yang merupakan adik ipar Walikota Bekasi ini juga mengapresiasi kerja kolaboratif tim Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) pendapatan di seluruh kecamatan, dalam menggali potensi sektor wajib pajak (WP). Namun, ia mengakui kesadaran sebagian pelaku usaha untuk memenuhi kewajiban perpajakan masih menjadi pekerjaan rumah.

"Masih ada pelaku usaha yang belum sepenuhnya patuh menjadi wajib pajak. Ini yang terus kami dorong melalui pendekatan persuasif," katanya.

Memasuki 2026, Bapenda akan memperkuat pengawasan dan penyisiran potensi pajak, terutama dari sektor usaha. Solikhin menegaskan, pajak daerah bukanlah beban tambahan bagi pelaku usaha karena pada dasarnya sudah melekat dalam setiap transaksi.

"Kami bukan mengambil uang wajib pajak. Pajak itu sudah melekat dalam transaksi barang dan jasa yang dibeli konsumen. Tinggal kewajiban pelaku usaha untuk menyetorkannya ke pemerintah daerah," jelasnya.

Ia mencontohkan, jika pelaku usaha memperoleh omzet Rp 100 juta per bulan, maka sekitar Rp 10 juta merupakan pajak yang wajib disetorkan. Sayangnya, praktik ketidakpatuhan masih ditemukan dan akan menjadi fokus pengawasan ke depan.

"Masih ada wajib pajak yang tidak menyetorkan seluruh kewajibannya. Ini yang akan kita awasi dan benahi," tegas Solikhin.

Dengan capaian positif tahun 2025, Bapenda optimistis dapat meningkatkan realisasi PAD pada tahun ini, melalui penguatan pengawasan dan edukasi berkelanjutan kepada para pelaku usaha. (Pandu)

Share:
Komentar

Berita Terkini