![]() |
| Warga Rt 15/06 Desa Handapherang Cijeunjing menanam pohon pisang di tengah jalan |
inijabar.com, Ciamis- Jalan berlubang dan rusak tak kunjung diperbaiki membuat warga Rt 15/06 Desa Handapherang Kecamatan Cijeunjing kesal akhirnya menancapkan pohon pisang di tengah jalan.
Menurut Tovan salah satu warga, pihaknya sudah lama menyampaikan aspirasi pada kepala desa tapi belum ada realisasinya.
"Jalan rusak bertahun-tahu dan kerusakan sudah berlangsung lama sekitar 8 tahun tanpa perbaikan,"ujarnya. Minggu (11/1/2026)
Tovan mengatakan, saat Musdes (musyawarah desa) 2026, tidak ada anggaran juga.
"Padahal janji kuwu sejak 2024, 2025, 2026 tidak ada realisanya,"ucap Tovan.
Dia juga menyatakan, lubang dan kondisi jalan yang buruk sering membuat pengendara terjatuh, termasuk kecelakaan berat, terutama saat hujan atau malam hari.
Selain itu, kata Tovan, akses warga terganggu, baik untuk kegiatan sehari-hari maupun perekonomian.
"Apa lagi penghubung dua dusun yaitu dusun cikatomas dan Dusun Guha atau warga sini bilang lokasi raden patih dan yang lebih bikin kita kesal jalan jadi sulit menunju akses ke Leuwikeris (bendungan),"terangnya.
Tovan juga mengatakan, pemerintah desa hanya janji manis tanpa bukti nyata. Pihaknya menuntut perbaikan.
Di beberapa lokasi, warga meminta pembangunan saluran air (drainase) agar jalan tidak mudah banjir dan rusak lagi.
"Kami berharap respon cepat dari desa setempat, Sekali lagi jalur ini menuju bendungan Leuwikeris,"tandasnya.(edo)




