Banyak Saluran Air di Wilayah Jatirasa Ditutup Mati Picu Genangan Saat Hujan

Redaktur author photo
Salah satu saluran air yang ditutup sehingga saat hujan bisa meluber genangi jalan

inijabar.com, Kota Bekasi- Banyaknya saluran air atau got yang ditutup mati di wilayah Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, diduga menjadi salah satu penyebab utama terjadinya genangan hingga banjir saat hujan dengan intensitas tinggi.

Hal tersebut diakui oleh Kasi Pembinaan Ketertiban Sosial (Kasipem) Kelurahan Jatirasa, Teguh, saat dikonfirmasi terkait kondisi drainase di wilayahnya. Ia menyebut, persoalan genangan air belakangan ini menjadi perhatian serius pihak kelurahan dan kecamatan seiring meningkatnya curah hujan.

“Dalam beberapa minggu terakhir intensitas hujan memang tinggi, dan itu menjadi perhatian khusus kecamatan. Dari kelurahan juga akan membuatkan surat edaran kepada RT dan RW untuk mendata serta memusatkan laporan lokasi-lokasi yang sering terjadi genangan,” ujar Teguh Selasa (3/2/2026)

Menurutnya, sejumlah titik genangan disebabkan oleh aliran air yang tidak lancar akibat saluran yang tertutup atau tersumbat. Salah satu contoh penanganan yang telah dilakukan berada di wilayah Pasar Jatiasih.

“Kemarin di ujung Pasar Jatiasih salurannya sempat mampet. FKRW langsung berkoordinasi dengan DPMSDA dan sudah dikerjakan untuk memperlancar kembali aliran air sesuai alurnya,” jelasnya.

Terkait adanya saluran air yang ditutup mati secara permanen, Teguh menegaskan bahwa hal tersebut tidak dibenarkan secara aturan.

“Kalau secara aturan, menutup mati saluran air itu tidak boleh,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pihak kelurahan telah mulai melakukan komunikasi dengan sejumlah pelaku usaha yang diduga menutup saluran air, khususnya di wilayah RW 05.

“Beberapa sudah kami komunikasikan, termasuk usaha kafe di RW 05 yang aliran buangan airnya mengarah ke permukiman warga. Itu sudah dibahas bersama FKRW,” ungkap Teguh.

Selain itu, pihak kelurahan bersama kecamatan juga telah memanggil pemilik bangunan yang diduga menutup saluran air di kawasan depan pasar.

“Ada ruko di depan yang menutup saluran air, itu juga sudah dipanggil bersama pihak ketertiban kecamatan. Akan kami tindaklanjuti,” katanya.

Ke depan, kata Teguh, pihak kelurahan akan terus berkoordinasi dengan kecamatan dan dinas terkait untuk menelusuri satu per satu titik saluran air yang ditutup mati.

“Kita usahakan secepatnya. Nanti akan kami lihat langsung posisinya dan ditindaklanjuti serta dikoordinasikan dengan dinas terkait,” tutupnya.(firman)

Share:
Komentar

Berita Terkini