Bapenda Kota Bekasi Klaim Realisasi PAD Awal Tahun 2026 Tembus 12 Persen

Redaktur author photo
Kantor Bapenda Kota Bekasi

inijabar.com, Kota Bekasi - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi, mencatatkan tren positif pada sektor pendapatan di awal tahun 2026. Hingga akhir Februari, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dilaporkan telah melampaui angka 12 persen.

Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pendapatan (Wasdal) Bapenda Kota Bekasi, Agustinus Prakoso, menyatakan bahwa capaian tersebut merupakan sinyal positif bagi kondisi fiskal daerah di awal tahun anggaran.

"Februari ini kita sudah di angka di atas 12 persen. Angka itu baru murni dari sektor pajak daerah," ujar Agustinus saat ditemui di kantornya, Rabu (25/2/2026).

Agustinus menjelaskan, bahwa capaian 12 persen tersebut sangat signifikan lantaran berasal dari sektor pajak daerah murni, di luar kontribusi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Selama ini, PBB dan BPHTB merupakan instrumen pajak dengan nilai yang besar, namun kedua sektor tersebut memang belum memberikan kontribusi maksimal di dua bulan pertama tahun ini.

"Belum main loh PBB sama BPHTB. Jadi, angka ini sudah sangat bagus untuk progres di tiga bulan pertama tahun berjalan," tuturnya.

Memasuki sisa tahun anggaran, Bapenda Kota Bekasi mulai menggenjot seluruh lini pajak. Salah satu strategi yang diandalkan, adalah kebijakan relaksasi PBB yang pembayarannya sudah mulai berjalan sejak 20 Februari lalu.

Dengan adanya stimulus tersebut, Agustinus optimis target tahunan dapat tercapai sesuai harapan. Upaya intensif terus dilakukan untuk memastikan seluruh potensi pajak dapat terserap maksimal.

"Minimal 93 persen PAD-nya (bisa tercapai), kita optimistis. Tapi syaratnya, semua lini harus digenjot benar-benar," pungkas Agustinus. (Pandu)

Share:
Komentar

Berita Terkini