![]() |
| EVP - Head of Circle Jakarta Raya Indosat, Swandi Tjia (memegang mic). |
inijabar.com, Jakarta – Lonjakan trafik data selama Ramadan dan Idulfitri 2026 di wilayah Jakarta Raya, diprediksi mencapai hingga 47 persen. Merespons hal itu, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) memperkuat infrastruktur jaringan di sejumlah titik strategis, sekaligus menghadirkan fitur perlindungan digital bagi pelanggannya.
EVP - Head of Circle Jakarta Raya Indosat, Swandi Tjia, mengungkapkan bahwa kenaikan trafik tertinggi terpantau di wilayah pinggiran Jakarta.
"Circle Jakarta Raya mencatat kenaikan trafik data signifikan di wilayah Outer Jakarta seperti Bogor, Tangerang, Sukabumi, dan Garut, Jawa Barat, dengan peningkatan 18 hingga 47 persen," kata Swandi saat menggelar media gathering di Indosat Marvelous Xperience Center, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (24/2/2026).
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Indosat memperkuat jaringan di lebih dari 75 jalur mudik dan ratusan titik strategis di seluruh Indonesia. Swandi menyebut, langkah ini diambil agar pengalaman digital pelanggan tetap stabil di tengah tingginya kebutuhan komunikasi.
"Penguatan jaringan kami lakukan untuk memastikan pelanggan tetap lancar berkomunikasi selama Ramadan dan Idulfitri," ujarnya.
Selain soal jaringan, Indosat melalui brand IM3 juga meluncurkan fitur keamanan baru bernama SATSPAM+ (Satuan Anti Scam dan Spam Plus), yang diklaim sebagai inovasi perlindungan WhatsApp Call pertama di Indonesia, untuk proteksi secara real-time terhadap potensi penipuan digital melalui SMS, panggilan reguler, hingga WhatsApp Call.
"Kejahatan digital cenderung meningkat selama Ramadan, sehingga perlindungan ini menjadi bagian penting dari layanan yang kami tawarkan," papar Swandi.
Swandi menyebut, Fitur SATSPAM+ berbasis teknologi AIvolusi5G, sudah otomatis aktif, untuk seluruh pelanggan yang menggunakan Paket Ramadan IM3, tanpa biaya tambahan.
[cut]
![]() |
| EVP - Head of Circle Jakarta Raya Indosat, Swandi Tjia (memegang mic). |
"Paket Ramadan IM3 tersedia dalam dua pilihan utama, yakni 150 GB selama 28 hari seharga Rp 150.000 dan 300 GB selama 28 hari seharga Rp 200.000. Kedua paket menyertakan 5.000 menit dan SMS ke sesama IM3 dan Tri, serta akses gratis ke platform streaming Viu atau Vidio Ultimate Mobile," jelas Swandi.
Sementara itu, brand Tri dari Indosat menyasar segmen anak muda melalui kampanye #PilihanBijak, dengan paket 65 GB selama 28 hari seharga Rp 100.000 yang dilengkapi bonus telepon dan SMS ke sesama Tri dan IM3, akses Vidio Platinum, serta perlindungan digital berbasis Tri AI Anti Spam/Scam.
Swandi juga menjelaskan, bagi pelanggan yang akan mudik, Indosat menghadirkan HiFi Air, sebuah perangkat internet portabel yang bisa dibawa ke mana saja.
"HiFi Air didukung jaringan 4G dan AIvolusi5G serta layanan pelanggan 24 jam tujuh hari seminggu, sehingga pelanggan tetap terhubung baik di rumah maupun saat dalam perjalanan," ungkap Swandi.
Perangkat HiFi Air tersedia dalam dua varian: versi 4G seharga Rp 399.000 dengan kuota 50 GB per 30 hari, dan versi 5G seharga Rp 1.499.000 dengan kuota 75 GB per 30 hari.
Di luar aspek teknologi, Indosat juga menjalankan program sosial bertajuk 'Indosat Berkah Ramadan – Surau Berdaya', yang menyasar 19 titik di Indonesia, termasuk wilayah Aceh pascabencana.
Program ini merevitalisasi surau dan musala agar lebih layak, sekaligus memperkuat fungsinya sebagai ruang kebersamaan masyarakat. Swandi menegaskan, bahwa seluruh inisiatif itu merupakan satu kesatuan komitmen perusahaan.
"Melalui penguatan jaringan, inovasi perlindungan digital, kampanye edukatif untuk generasi muda, hingga program Surau Berdaya, #LebihBaikIndosat menjadi wujud komitmen kami menghadirkan Ramadan yang lebih nyaman, lebih aman, dan lebih bermakna," tegasnya.
Sekedar informasi, Indosat menargetkan seluruh program ini mencakup wilayah Jakarta Raya yang meliputi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Karawang, Banten, hingga Jawa Barat, wilayah dengan konsentrasi pengguna telekomunikasi tertinggi di Indonesia. (Pandu)





