Krisis Sampah Tak Kunjung Tuntas, Pemkot Bandung Akui Kalah dari Banyumas

Redaktur author photo
TPS Sarimukti Bandung

inijabar.com, Kota Bandung- Pemerintah Kota Bandung akhirnya angkat tangan menghadapi persoalan sampah yang tak kunjung tuntas. Dengan timbulan sampah mencapai 1.500 ton per hari, Kota Bandung baru mampu mengolah sekitar 22 persen, jauh tertinggal dibanding Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, yang telah mencapai 78 persen pengelolaan sampah.

Kondisi tersebut mendorong Pemkot Bandung melakukan studi dan pembelajaran langsung ke Banyumas, yang dinilai sukses membangun sistem pengelolaan sampah berkelanjutan dari hulu hingga hilir.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengakui, persoalan sampah di Kota Kembang masih menjadi tantangan besar. Dari total produksi harian, Bandung hanya mampu membuang sekitar 170 rit atau setara 979 ton per hari ke TPA Sarimukti, sementara sisanya belum tertangani optimal. Di sisi lain, opsi penggunaan insinerator juga dibatasi karena larangan dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

“Saya tidak melihat berapa besar sampah yang dikelola, tapi rasionya. Banyumas sudah 78 persen, Bandung baru 22 persen. Artinya kami masih punya masalah besar dan harus banyak belajar,” ujar Farhan, Selasa (3/2/2026).

Farhan menilai, keberhasilan Banyumas bukan semata soal teknologi, tetapi menyangkut integritas tata kelola, konsistensi kebijakan, serta keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah.

“Kami ingin belajar bagaimana Banyumas menjaga integritas pengelolaan sampah, sehingga tata kelolanya berjalan baik dan berkelanjutan,” katanya.

Pemkot Bandung pun menempatkan Banyumas sebagai salah satu benchmark nasional dalam pengelolaan sampah. Ke depan, Bandung berkomitmen melakukan scaling up pengelolaan sampah secara bertahap, mulai dari pengurangan di sumber, pemilahan, hingga pengolahan terpadu.

Langkah ini diharapkan menjadi titik balik bagi Kota Bandung yang selama ini kerap dihadapkan pada krisis sampah, keterbatasan TPA, serta ketergantungan tinggi pada sistem pembuangan akhir.(*)

Share:
Komentar

Berita Terkini