Penumpang Transjakarta di Jatiasih Tunggu Bus Tanpa Halte

Redaktur author photo
Kondisi antrian penumpang bus Transjakarta rute B41 Komsen Jatiasih di tengan hujan mendera.

inijabar.com, Kota Bekasi - Titik pemberhentian bus Transjakarta rute B41 di Komsen Jatiasih, hingga kini belum memiliki fasilitas halte. Penumpang terpaksa menunggu di tepi Jalan Raya Jatiasih, tanpa tempat duduk maupun atap pelindung, termasuk saat hujan.

Diana (30), warga Jatiasih yang setiap hari menggunakan rute tersebut untuk bekerja di Jakarta, menyatakan keberadaan halte sangat dibutuhkan demi kenyamanan penumpang.

"Pengennya ada halte supaya ada tempat duduk, biar lebih nyaman. Kalau hujan, paling kita cari tempat yang bisa buat neduh aja," kata Diana saat ditemui di lokasi, Rabu (25/2/2026).

Senada, Ketua RW 10 Kelurahan Jatiasih, Wisnu Dwi Atmojo, menilai lokasi titik pemberhentian saat ini sudah tidak ideal. Selain kerap memicu kemacetan pada jam sibuk, fasilitas yang tersedia dinilai belum layak bagi penumpang.

Wisnu mengusulkan, agar titik pemberhentian direlokasi ke area taman sebelum pintu masuk Tol Jakarta-Cikampek, yang dinilai lebih luas dan tidak terdampak kepadatan lalu lintas.

"Ini diperlukan untuk mengatasi kemacetan dan memfasilitasi penumpang dengan fasilitas yang layak," ujar Wisnu.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Soenaryo Utomo, menyatakan pembangunan halte di Komsen Jatiasih sudah masuk daftar prioritas.

Ia menjelaskan, titik pemberhentian tersebut awalnya hanya dirancang sebagai bus stop sederhana saat diresmikan pada Mei 2025, namun animo penumpang yang tinggi, membuat kebutuhan fasilitas permanen semakin mendesak.

Untuk pembiayaan, Dishub Kota Bekasi tidak sepenuhnya mengandalkan APBD Kota Bekasi. Pihaknya telah menggandeng swasta, melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

"Dari sisi anggaran masih dalam perencanaan untuk pembangunan haltenya," jelas Soenaryo.

Terkait lokasi, Soenaryo membenarkan bahwa titik pemberhentian saat ini dinilai kurang memenuhi syarat untuk dibangun halte permanen. Dishub berencana memindahkannya ke area depan Taman Jatiasih, sekitar 900 meter dari lokasi sekarang.

"Terkait titik antrean yang ada sekarang, itu dari sisi lokasi kelihatannya kurang memenuhi syarat," ungkapnya.

Soenaryo menegaskan, pembangunan halte di titik-titik lain juga tidak tertutup kemungkinannya, seiring tingginya jumlah penumpang di berbagai lokasi pemberhentian Transjakarta di Kota Bekasi. (Pandu)

Share:
Komentar

Berita Terkini