Doran Group Perkuat Ekosistem JETE, Siapkan Strategi Matang Menuju IPO

Redaktur author photo
Sejumlah pengunjung memadati gerai JETE untuk mencoba berbagai perangkat teknologi terbaru.

inijabar.com, Kota Bekasi - Industri retail global tengah mengalami pergeseran paradigma, di mana ekspansi jumlah gerai fisik bukan lagi menjadi satu-satunya indikator kesuksesan bisnis. Perusahaan kini dituntut, untuk membangun ekosistem digital dan komunitas yang terintegrasi demi menjaga pertumbuhan jangka panjang di tengah ketatnya persaingan.

Diketahui, strategi transformasi tersebut juga tengah diperkuat oleh Doran Group melalui brand teknologi JETE, sebagai langkah strategis perusahaan menuju lantai bursa atau Initial Public Offering (IPO).

Founder dan CEO Doran Group, Jhonny Thio Doran, menyatakan bahwa retail masa depan harus mampu menghubungkan produk, distribusi, dan teknologi dalam satu pengalaman yang konsisten bagi konsumen.

"Retail tidak lagi hanya tentang membuka toko baru. Fokus kami adalah membangun ekosistem yang menghubungkan distribusi, teknologi, dan komunitas. Brand yang kuat adalah yang hadir dalam kehidupan sehari-hari konsumennya, bukan sekadar muncul di iklan," ujar Jhonny dalam sambutannya, Jumat (13/3/2026).

Meskipun kanal digital tumbuh pesat, Jhonny menilai keberadaan toko fisik tetap krusial namun dengan fungsi yang telah berevolusi. Saat ini, JETE telah mengoperasikan lebih dari 150 gerai di berbagai kota di Indonesia.

Menurutnya, toko fisik kini berperan sebagai experience center atau ruang interaksi bagi konsumen, untuk mengenal teknologi secara langsung sebelum melakukan pembelian.

"Konsumen datang ke toko bukan sekadar belanja, tapi untuk merasakan pengalaman brand dan mencoba teknologi tersebut. Interaksi fisik ini memperkuat hubungan antara perusahaan dan pengguna," tuturnya.

Guna memperkuat pondasi bisnis menuju IPO, perusahaan yang berbasis di Surabaya itu mulai melakukan penguatan internal secara masif. Langkah tersebut mencakup pengembangan sistem digital yang lebih terstruktur serta peningkatan tata kelola perusahaan yang lebih profesional.

Selain mengandalkan portofolio produk seperti wearable device dan smart home, Doran Group juga aktif membangun basis massa melalui kegiatan komunitas, seperti ajang olahraga tahunan JETE RUN.

"Kami optimistis, bahwa potensi pasar domestik Indonesia yang besar, merupakan modal utama bagi brand lokal untuk bersaing di level internasional," ungkap Jhonny.

Ia menekankan, bahwa integrasi antara retail offline, platform digital, dan distribusi nasional menjadi kunci agar perusahaan tetap relevan, di tengah perubahan perilaku konsumen yang dinamis.

"Perusahaan yang mampu menciptakan ekosistem terintegrasi, memiliki peluang lebih besar untuk bertahan dan berkembang, di tengah perubahan industri yang semakin cepat," pungkas Jhonny. (Pandu)

Share:
Komentar

Berita Terkini