Lahan PJT II di Sekitar Jembatan Kemang Pratama Bisa Bermanfaat Jika Dikelola Warga

Redaktur author photo
Lahan Perum Jasa Tirta II di sekitar jembatan Kemang Pratama saat ini dimanfaatkan sebagai Pool Bus

inijabar.com, Kita Bekasi- Keberadaan lahan yang kini terpasang plang PJT II di sekitar Jembatan Kemang Pratama atau Kemang Peris dipertanyakan warga terkait status lahan tersebut dan berharap pemerintah dapat memanfaatkannya untuk kepentingan masyarakat.

Salah satu warga Rt 02/01 Pekayon Jaya kecamatan Bekasi Selatan, Iwan Gunawan (47), mengatakan, lahan tersebut sempat dibahas dalam pertemuan warga beberapa hari lalu. 

Dalam pertemuan itu, warga sepakat mengusulkan agar lahan tersebut dijadikan fasilitas yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

“Beberapa hari yang lalu kami berkumpul dengan warga sekitar. Hasilnya, warga berharap lahan itu bisa dimanfaatkan, misalnya dijadikan lapangan serbaguna agar bisa digunakan oleh masyarakat,” ujar Iwan Kamis (12/3/2026)

Ia menjelaskan, sebelum adanya pembangunan jembatan di kawasan Kemang Peris, lahan tersebut merupakan garapan warga setempat. Kemudian lahan itu dibebaskan oleh Pemerintah Kota Bekasi sebagai bagian dari pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.

“Dulu lahan itu garapan orang tua kami. Setelah itu dibebaskan dan dibeli oleh Pemerintah Kota Bekasi karena rencananya untuk pembangunan jembatan di kawasan ini,” katanya.

Namun belakangan warga melihat adanya plang bertuliskan PJT II di lokasi tersebut, sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai status pengelolaan lahannya.

“Sekarang di lokasi itu ada plang PJT II. Ini yang membuat warga bertanya-tanya soal status lahan tersebut,”ucap Iwan.

Dia juga mengungkapkan bahwa sebelumnya lahan itu pernah disewakan melalui kerja sama yang berlangsung beberapa tahun.

“Setahu kami dulu ada kerja sama sewa menyewa. Yang menyewakan waktu itu Aji Nuroh, kemudian lahannya digunakan oleh Fery,” ungkapnya.

Menurutnya, masa kontrak kerja sama tersebut berlangsung dari tahun 2019 hingga 2024 dan saat ini sudah berakhir.

“Kontrak sewanya berjalan dari tahun 2019 sampai 2024. Sekarang masa kontraknya sudah habis,” tegasnya.

Dengan berakhirnya masa sewa tersebut, warga berharap pemerintah segera mengambil langkah agar lahan tersebut dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

“Kami sebagai warga sekitar berharap lahan itu bisa segera dimanfaatkan untuk sesuatu yang bermanfaat bagi warga Pekayon Jaya, misalnya dijadikan lapangan serbaguna atau fasilitas kegiatan masyarakat,” pungkasnya.(firman)

Share:
Komentar

Berita Terkini