![]() |
| DPC PKB Kuningan saat menggelar Rapat Pleno di kantornya. |
inijabar.com, Kuningan- Meski Pemilu Legislatif masih tiga tahun lagi. Namun DPC (Dewan Pimpinan Cabang) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kuningan mulai memanaskan mesin politiknya dan memantapkan target pada Pemilihan Legislatif mendatang.
Partai berbasis NU tersebut membidik 10 kursi di DPRD Kabupaten Kuningan, sekaligus menempatkan diri sebagai partai pemenang kedua di Jawa Barat.
Ketua DPC PKB Kuningan, H Ujang Kosasih, mengatakan, angka tersebut tidak sekedar target tapi optimisme partainya untuk lebih memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Hal itu dikatakannya saat rapat pleno menjelang persiapan musyawarah cabang, Sabtu, (14/3/2026), di sekretariat DPC PKB Kuningan.
Ujang menilai, dengan konsolidasi organisasi yang sudah diawali tahun 2026, diharapkan semakin menguat hingga akar rumput.
”Target di 2029 10 kursi. PKB harus jadi partai pemenang kedua di Jawa Barat, karena nomor satunya sudah diprediksi Partai Gerindra, itu kata Ketua DPW Jawa Barat,” ujarnya.
Oleh karena itu, pihaknya akan membuka ruang seluas-luasnya bagi siapa pun yang ingin menjadi calon legislatif melalui kendaraan politik Partai Kebangkitan Bangsa.
Menurut Ujang, pada periode Juli hingga September 2026 PKB akan mulai membuka penjaringan dan perekrutan bakal calon legislatif untuk Pemilu 2029.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya partai dalam menyiapkan kader-kader terbaik sejak dini, sekaligus memberi kesempatan kepada tokoh masyarakat, kader muda, maupun figur potensial lainnya yang memiliki komitmen untuk berjuang bersama PKB.
”Kami sejak awal tahun 2026, sudah mulai pendekatan, komunikasi, dan koordinasi dengan para tokoh masyarakat, pengusaha, pesantren, birokrat, yang dimungkinkan pihak tersebut mencalonkan sebagai caleg melalui partai PKB,” katanya.
Penjaringan bakal calon legislatif sejak dini tersebut, jelas Ujang, merupakan tindak lanjut dari arahan Dewan Pimpinan Pusat PKB agar seluruh struktur partai di daerah mulai melakukan persiapan lebih awal dalam menghadapi kontestasi politik mendatang.
”Kenapa PKB menjaring lebih dini? ini instruksi dari DPP sebagai upaya persiapan yang lebih matang untuk menjadi partai pemenang,” tandasnya.(Rojik)




